SURABAYA: 23-35 °C (Berawan, Hujan)
Selasa, 07/09/2010
Kurs USD 07/09/2010 12:01:38
jual: Rp 9.056,00 | Beli: Rp 8.966,00
Google suarasurabaya.net
userlogin:
Daftar Lupa Password?
Soerabaja Tempoe Doeloe

 

Blauran
    Topik terbaru :
  • Gali Lobang Tutup Lobang Sudah Biasa.... [detil]
  • Pdam Oh Pdam... [detil]
  • Reply terbaru :
  • Bagaimana Jika Ditetapkan Peraturan Bahwa 1 Keluarga Hanya Boleh Memiliki Mobil Maksimal 1 Buah Dan
    Untuk Sepeda Motor Maksimal 2 Buah. Dan Untuk Rute-rute Tertentu Di Berlakukan Bebas Kendaraan Berm... [detil]
  • Masyarakat Surabaya Saya Yakin Sangat Taat Berlalu Lintas, Karena Yang Tampak Pada Keadaan Lalu
    Lintas Surabaya Saat Ini Adalah Cerminan Dari Para Pendatang, Kita Lihat Saja Ketika Musim Mudik
    (pulang... [detil]
  • Jayadi, Surabaya Pemerintah Sekarang Kurang Peka Dg Situasi Yg Berkembang Saat Ini. Kita Ambil Contoh Pidato Pak Sby ... [detil]
  • Hendry Sutanto Candra, Bondowoso Untuk Mendukung Laporan Masyarakat Pada Kepolisian, Ss Bisa Lebih Sering Mempublikasikan Call/sms Ce... [detil]

Kampoeng Media
Perkuat Silaturahmi, Dirut Telkomsel ke SS Selama ini hubungan Telkomsel dan SS Media, cukup bagus. Hubungan yang sudah terjalin ini terus diperkuat dengan kunjungan Dirut Telkomsel ke SS Media.
Sajian Kuliner
Kuliner Ramadhan BBC
Caramel Slice Mau dingin dan segar saat berbuka puasa. Selain es, Caramel Slice bisa jadi pilihan. Hemm... nikmat dan segarnya..
Resensi Buku
Suara Surabaya Bukan Radio Keberadaan SS sangat fenomenal. SS pada titik awal contoh sukses industri radio. Buku Suara Surabaya Bukan Radio menuliskan semangat perjalanan itu.
Jaring Radio
Banjir, 3 Desa di Sampang Terendam Hujan yang mengguyur sejak Senin (06/09), mengakibatkan 3 desa di Kabupaten Sampang terendam banjir hingga Selasa siang ini.

  Search
Google
 
 

Kelana Kota

30 Juli 2010, 02:30:14| Laporan Noer Soetantini

Laporan APBD 2009 Jadi Sorotan Dewan

suarasurabaya.net| DPRD Surabaya secara terus menerus menyoroti laporan pertanggungjawaban APBD 2009. Ini karena hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) menyatakan bahwa opini yang diberikan kepada LPKD Surabaya adalah tidak wajar.

Hampir semua fraksi memberikan sorotan tentang audit BPK ini. Yakni Fraksi Partai Demokrat (FPD), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Fraksi Partai Golkar (FPG), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) dan Fraksi Partai Damai Sejahtera (FPDS).

Bahkan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) yang notabene adalah kepanjangan tangan dari PDIP yang merupakan parpol pengusung Walikota, juga memberikan sorotannya.

Dalam sorotan IVY JUANA juru bicara FPD menyatakan harus ada yang menjadi pertimbangan atas kinerja Pemkot terkait hasil pemeriksaan BPK ini. Alasannya, Pemkot dalam memberikan laporannya kurang profesional bahkan cenderung mengabaikan standar akuntasi pemerintahan sebagai dasar pijakan dalam pembuatan laporan.

IVY menyatakan siap membawa penilaian BPK ini pada instansi yang berwenang. Bila masih ada laporan yang dirasakan masih disembunyikan, FPD akan mengambil langkah strategis yang bersifat taktis dengan membuat rekomendasi untuk diteruskan kepada instansi yang berwenang.

ERICK REGINAL TAHALELE juru bicara FPG dengan tegas mendesak agar temuan BPK ini diteruskan ke pihak lembaga hukum. Berdasarkan temuan BPK itu, FPG meminta pimpinan DPRD melanjutkan hasil temuan BPK itu segera lembaga hukum itu.

Sementara MASDUKI TOHA juru bicara FPKB memberikan sorotan lebih lunak. Ia menyatakan atas temuan BPK itu ada beberapa hal yang digarisbawahi. Misalnya kinerja pendapatan daerah dalam realisasi APBD tahun 2009 harus diakui sangat memprihatinkan.

Hal yang sama disampaikan FPKS. Menurut TRI SETIJO juru bicara FPKS mengatakan pihaknya menyayangkan opini tidak wajar yang diberikan BPK itu. Menurutnya, opini menyatakan bahwa laporan keuangan tidak disajikan dan diungkapkan secara wajar, dalam semua hal yang material.

”Dengan kata lain informasi keuangan dalam laporan keuangan tidak dapat digunakan oleh para pengguna laporan keuangan. Ini memang ironis, di tengah berbagai penghargaan yang diterima Pemkot. Opini tersebut dapat mencederai prinsip penyelenggaran pemerintahan yang baik dan bersih,”ujarnya.

Sementara FPDIP memberikan sorotan bahwa hasil audit BPK itu harus dijadikan cermin bagi Pemkot untuk semakin memperbaiki kinerja di masa depan, termasuk dalam penyampaian laporan keuangan.

Kata KHUSNUL KHOTIMAH juru bicara FPDI Perjuangan, percaya Pemkot tidak henti-hentinya berbenah diri sebagai perangkat birokrasi yang sungguh-sungguh profesional, dengan berpegang teguh pada prinsip good governance and clean goverment. (tin)

Powered by Telkomsel BlackBerry ®

Share on Facebook


berita-beritalain

- arsip berita -

 



 

Home | Radio Online | Radio On Demand | Video Streaming | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi |
Potret Kelana Kota | Peta Surabaya | Titik Nol | 27th Suara Surabaya | Oase Ramadhan | Opini | Konsultasi Kesehatan | SS Media | Faq | Kontak

 

© copyright suarasurabaya.net 2008, All Rights Reserved.