Kelana Kota
12 Desember 2009, 18:24:47| Laporan Eddy Prastyo
Sepanjang 2009, 80-an Bocah Jadi Korban Perdagangan Manusia di Dolly
suarasurabaya.net|
Sepanjang tahun 2009, sekitar 80-an perempuan di bawah umur telah diperdagangkan di lokalisasi Dolly dan Jarak. Sebanyak 33 orang diantaranya berhasil dientaskan, sedangkan sisanya masih bekerja di lingkungan prostitusi dengan pengawasan ketat.
LILIK SULISTYOWATI Ketua Yayasan Abdi Kasih yang sudah berkecimpung mendampingi para PSK di lokalisasi terbesar di Asia Tenggara sejak 1980-an itu mengatakan perlu effort yang besar untuk menyadarkan penghuni lokalisasi tentang larangan pedagangan anak-anak.
Selama 10 tahun terakhir, kata dia, booming angka perdagangan anak sempat terjadi pada tahun 2005. Angkanya, kata Mbak VERA sapaan akrab LILIK, dia mengaku tidak ingat. Angka itu stabil sampai tahun 2006 kemudian turun drastis pada tahun 2007. Pada tahun 2008, kasus trafiking anak-anak di lokalisasi Dolly dan Jarak naik lagi dan memuncak pada tahun 2009 ini.
“Kasusnya sudah ditangani kepolisian. Kami di sini punya kode etik, tidak menerima PSK di bawah umur. Kalau ada ‘penghuni baru’ datang dan di bawah umur, pasti dilaporkan ke kita, lalu kita koordinasi dengan kepolisian,” paparnya.
Perdagangan anak-anak untuk dilacurkan di lokalisasi ini, jelas Mbak VERA dilakukan dengan beberapa modus, tapi yang cukup umum adalah diantarkan langsung oleh makelarnya dan ditunjukkan alamat langsung ke wisma tertentu dengan informasi ada lowongan kerja.
Selain mengawasi pendatang baru di lokalisasi, kata Mbak VERA, yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah rawannya tumbuh kembang anak-anak di lingkungan lokalisasi. “Mereka ini sangat rawan dan potensial terjerumus ke lokalisasi. Untuk itu memang kita harus bentengi benar-benar,” kata Mbak VERA.
Upaya untuk mengentaskan mereka dari ‘dunia hitam’ ini dilakukan bekerjasama dengan pemerintah. Caranya, dengan mengajarkan ketrampilan khusus agar mereka punya bekal dan modal bekerja di sektor lain. Cara ini sudah berhasil mengentaskan ratusan PSK dari lokalisasi tersebut.(edy)
Teks Foto :
- Kampanye penolakan perdagangan anak di Gang Dolly.
Foto : EDDY suarasurabaya.net
Berita terkait : 1. Blusukan Gang Dolly Tolak Perdagangan Anak