Kelana Kota
16 April 2009, 20:10:59| Laporan J. Totok Sumarno
Kartini Award Dianugerahkan Pada Ahli Rekonstruksi Wajah
suarasurabaya.net| Tidak main-main, anugerah Kartini Award 2009, Kamis (16/04) diberikan kepada Dra. MYRTATI DYAH ARTARIA, MA, Ph.D, ahli antropologi ragawi yang mampu merekonstruksi wajah dari tengkorak. Satu-satunya ahli yang dimiliki Indonesia.
“Secara umum, profesi atau keahlian yang dimiliki MYRTA, sangat unik sekaligus tidak mudah. Karena pekerjaan ini memadukan keterampilan atau kepandaian dibidang antropologi dengan art. Dan di Indonesia, beliaulah satu-satunya yang memiliki keahlian tersebut,” ujar LIESTIANINGSIH D. DAYANTI satu diantara panitia yang juga mewakili Pusat Studi Wanita (PSW) Unair Surabaya.
Keunikan, dedikasi, memberikan manfaat pada kemanusiaan, serta masih memperhatikan sisi-sisi keperempuanan, merupakan kriteria yang membuat MYRTA, dosen Antropologi Unair tersebut, menyisihkan nominator-nominator lainnya.
Satu diantara kegunaaan keahlian yang didalami MYRTA adalah mampu mengungkapkan identitas seseorang dengan melakukan rekonstruksi wajah. “Sehingga tanpa penelitian DNA, identitas seseorang bisa diketahui dari bentuk wajahnya,” terang MYRTA dihadapan para jurnalis, Kamis (16/04).
Dua nominator lainnya dalam anugerah Kartini Award tahun 2009, adalah UUN YANUHAR ahli bioteknologi dan virology yang melakukan penelitian untuk kanker payudara, serta YUYUN NURLAELA seorang guru Sekolah Dasar yang menciptakan alat-alat peraga untuk pelajaran sains.
Sementara itu, FEBY KUMALASARI Business Communications Manager Surabaya Plaza Hotel (SPH), menyampaikan sekurangnya 40 perempuan masuk dalam daftar peraih anugerah Kartini Award, dan berasal dari sejumlah kota di Indonesia. “Kami berharap Kartini Award dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menghargai eksistensi dan karya perempuan,” pungkas FEBY saat ditemui suarasurabaya.net, Kamis (16/04).(tok)
Teks foto:
-MYRTA akhirnya meraih anugerah Kartini Award tahun ini.
Foto: TOTOK suarasurabaya.net