KELANA KOTA
Peringatan Hari Bhayangkara ke-66

Satu Desa Satu Polri Aplikasi Program Jatim Dalam Genggaman

Laporan Dwi Yuli Handayani | Minggu, 01 Juli 2012 | 15:07 WIB
suarasurabaya.net - Dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-66 ini akan dilakukan sebuah perubahan dengan program "Jatim Dalam Genggaman". Baik dari kelurahan maupun tingkat desa di 8.000 lebih wilayah di Jawa Timur akan ditempatkan anggota-anggota kepolisian yakni satu desa satu anggota Polri.

Kegiatan yang dilakukan anggota Polri dalm program ini menjadi seorang konsultan hukum dan lebih pada fungsi pelayanan dan perlindungan serta mencatat identitas setiap warga Desa.

"Kalau memang disitu ada hal-hal yang tidak baik, maka akan langsung disampaikan pada atasan," kata Kombes Pol Hilman Thayib Kabid Humas Polda Jawa Timur pada konferensi pers Hari Bhayangkara ke-66, Minggu (1/7/2012).

Jatim Dalam Genggaman yang sudah mulai dilaksanakan ini yang akan digalakkan baik dari Polda, Polres maupun sampai tingkat Polsek. "Jadi ada kejadian sekecil apapun, pasti akan segera ditangani," ujarnya.

Sementara itu, jumlah anggota Polri sampai saat ini sekitar 40-an ribu. Sedangkan Jawa Timur sendiri merupakan daerah terluas diantara enam propinsi di daerah terluas dengan jumlah penduduk yang cukup banyak.

"Program ini juga untuk mencegah kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan," kata dia.

Sementara itu, Jawa Timur menjadi rangking satu dalam kategori situasi Kamtibnas dan yang terjadi ratusan triliun bisa masuk ke Jawa Timur. Ini karena situasi keamanan dalam kondisi yang stabil dan kondusif.

Mengenai pemberantasan narkoba di Jawa Timur ini kata Kombes Pol Hilman Thayib,"meskipun jumlah penduduk Jatim yang lumayan besar, namun bagi Polri tiada hari tanpa penangkapan narkoba. Mulai ganja dari Aceh, bandar narkoba dari Malaysia".

Tindakan prventif untuk pemberantasan narkoba yang dilakukan Polri yakni tetap melakukan tindakan-tindakan pencegahan, melaksanakan razia rutin dari semua tingkatan, melakukan patroli sampai ke tingkat wilayah.

Selain itu, Polri juga membangun security system di wilayah-wilayah vital baik peralatan, manajemen maupun kerjasama internal security. Wilayah-wilayah vital itu diantaranya wilayah lokasi wisata dan pemerintahan.

Jawa Timur juga menjadi wilayah yang paling baik dalam menindak anggota-anggota Polri yang nakal. "Anggota yang nakal tidak akan diberikan kesempatan untuk mereka bisa berbuat aneh-aneh. Kalau memang harus dipecat ya kita pecat," tambah dia.(dwi/git)

Teks Foto :
- Kombes Pol Hilman Thayib Kabid Humas Polda Jatim
Foto : Dwi suarasurabaya.net
Editor: Agita Sukma Listyanti



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.