RSSFacebookTwitterHandphone    Jumat, 25 April 2014 | 09:42 WIB
  Daftar!   Lupa Password?  
KELANA KOTA 
16 Juli 2012, 17:37:32 | Laporan Dwi Yuli Handayani

Ribuan Ikan Mati di Kali Candi Sidoarjo, Penyebab Ditelusuri

suarasurabaya.net - Ecoton, BLH Jatim, tim dari laboratorium beserta tim dari Polda Jatim sudah turun langsung untuk meninjau dan melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab ribuan ikan mati di Kali Candi-Sidoarjo, Senin (16/7/2012).

"Mereka mulai menyusuri tempat sebelum pembuangan limbah pabrik gula dan pabrik kulit di sekitar lokasi," kata Prigi Arisandi Direktur Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) pada Suara Surabaya.

Prigi mengatakan, ribuan ikan ini mati sudah mulai pukul 06.00 WIB dan dugaan sementara karena dua perusahaan yakni pabrik gula dan pabrik kulit.

Namun, tim peneliti masih belum bisa menyimpulkan karena secara parameter penelitian lingkungan masih diambil samplenya. Tetapi secara kasat mata melalui laporan beberapa warga kata Prigi, kedua perusahaan itu yang menimbulkan air keruh dan kadar oksigen dalam air turun drastis.

"Ikan memang masih belum dalam kondisi mati tetapi seperti kekurangan oksigen dan bukan karena keracunan," ungkapnya.

Gejala antara ikan keracunan dan kekurangan oksigen memang hampir sama. Sementara ini juga masuk musim kemarau sehingga air yang mengalir kecil sedangkan buangan limbah dari pabrik pekat.

Prigi menjelaskan, sejak Mei kemarin semua PG di Jawa Timur memulai aktivitas giling. Ini artinya ada pembuangan limbah secara tiba-tiba. Kemungkinan PG tidak menyadari jika saat ini sungai sudah berubah dan beban yang semakin berat pula seiring makin berkembangnya industri.

"Meskipun PG sudah berdiri sejak dulu dan sebelumnya tidak apa-apa. Tapi kan itu dulu, kalau sekarang pastinya bebannya juga sudah bertambah dan memang harus lebih berhati-hati," tambah dia.

Jika dikaitkan dengan adanya kerusakan pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) kata Prigi, ini masih dalam tahap penyelidikan dan minimal ini karena pembuangan limbah yang berlebihan. (dwi/ipg)

Teks Foto:
- Ilustrasi.
Foto: Dok. suarasurabaya.net

Editor: Iping Supingah


1. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)
2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
5. Partai Golongan Karya (Golkar)
6. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
7. Partai Demokrat
8. Partai Amanat Nasional (PAN)
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
14. Partai Bulan Bintang (PBB)
15. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
Rumah Sakit Mata Undaan
Age Related Macular Degeneration, Penurunan tajam penglihatan pada orang tua sebagian besar karena proses... [detil]
Rumah Sakit Darmo
Tuli Kongenital, Deteksi Dini dan Intervensi, Pendengaran merupakan salah satu indera pada manusia yang berhubungan erat... [detil]
Rumah Sakit Premier
RS Premier Raih Sertifikat JCI, Mimpi tentang kenyamanan dan keselamatan bagi pasien, di RS Premier akan... [detil]
E 100 ON FACEBOOK 
Copyright 2012 suarasurabaya.net, All Rights Reserved FAQ Kontak