KELANA KOTA

Kerahkan Seribu Polisi Jaga Demo Anti AS di Surabaya

Laporan Eddy Prastyo | Kamis, 20 September 2012 | 17:49 WIB
suarasurabaya.net - Polrestabes Surabaya akan mengerahkan seribu personel untuk mengamankan aksi unjukrasa yang dilakukan massa Gabungan Masyarakat Islam Surabaya (Gamis) di Kantor Konjen AS di Surabaya dan sejumlah titik, besok. Unjukrasa itu berdasarkan surat pemberitahuan ke polisi dilakukan oleh sekitar 500-an massa.

Kombes Polisi Tri Maryanto Kapolrestabes Surabaya tadi mengatakan pihaknya akan melakukan pola pengaturan lalu lintas bagi pengunjukrasa agar kepentingan pengguna jalan lainnya tidak terganggu. Menurut rencana, mereka besok tidak akan dilewatkan Jl. Raya Darmo, melainkan menyusuri Jl. Diponegoro kemudian belok kanan masuk Jl. dr Soetomo menuju bekas kantor Konjen AS.

Sedangkan rencana massa Gamis untuk melakukan unjukrasa di depan restoran cepat saji McDonald Jl. Raya Darmo, kata Kapolrestabes, tidak ada dalam surat pemberitahuan ke polisi. "Jadi, kalau mereka nanti tetap ingin ke McDonald, akan saya ingatkan mereka," kata dia.

Dari sana, massa akan bergerak ke kantor Konjen AS di perumahan Citra Raya melewati Jl. Indragiri-Jl. Mayjen Sungkono-Jl. HR Muhammad-Perumahan Citra Raya.

Polisi, kata Kapolrestabes, juga akan melakukan pemeriksaan ke mobil pengangkut sound system karena seringkali dijumpai batu dan tongkat-tongkat yang digunakan untuk setting rusuh dalam unjukrasa. Untuk yang satu ini, Kapolrestabes Surabaya tegaskan tak akan beri toleransi.

"Target kita bukan hanya melindungi masyarakat dari aksi demo, tapi juag melindungi pendemo dari aksi anarkis. Bukan tidak mungkin ada kelompok masyarakat yang tidak suka dengan pendemo lalu mereka diserang. Tentunya ini akan kami antisipasi," kata dia.

Selain mengerahkan seribu personel, polisi juga akan mengerahkan satu unit water canon dan mobil security barrier. Jika kondisi tidak menguntungkan, kantor Konjen AS di kawasan Citra Raya akan dipagari kawat berduri.

Bagi masyarakat Kota Surabaya, Kapolrestabes mengimbau untuk tidak melewati jalur yang akan dilewati pengunjukrasa agar terhindar dari kemacetan. Kapolrestabes Surabaya juga mengimbau warga tidak berlebihan takut pada aksi ini meskipun belakangan beredar pesan lewat BBM Broadcast yang menyebutkan adanya unjukrasa besar-besaran yang anarkis di berbagai kantor perwakilan AS di seluruh Indonesia, besok. "Mereka yang berunjukrasa juga saudara kita," kata Kapolrestabes.(edy)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kecelakaan, Muatan Sabun...
Desy dan Firdian Rifky