KELANA KOTA

Pekerja Depot LPG Tanjung Perak Berjibaku Padamkan Kebakaran

Laporan Eddy Prastyo | Jumat, 28 September 2012 | 12:11 WIB
suarasurabaya.net - Kesibukan di luar hari biasa terlihat di Depot LPG Tanjung Perak, Surabaya. Puluhan pekerja di depot yang melayani produksi untuk distribusi Jawa Timur itu terlihat bahu membagu memegang selang pemadam kebakaran.

Mereka menyemprotkan air ke arah asap warna jingga yang menyeruak di bawah sphere tank T.4B . Di tengah kesibukan penyemprotan air itu, petugas kesehatan juga tampak bolak balik melakukan evakuasi korban kebakaran. Mereka dievakuasi ke titik aman yang sudah ditentukan.

Keriuhan itu merupakan bagian dari Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang jadi kegiatan rutin di Depo LPG Tanjung Perak. Ini untuk melatih kesiapan jika insiden yang tidak diinginkan itu terjadi.

Rustam Aji Customer Relation Assistance Unit Pemasaran V Pertamina pada suarasurabaya.net mengatakan, simulasi PKD kali ini diskenariokan adanya kebocoran gas Sample Hole di tanki T.4B yang akhirnya memicu kebakaran. Tim akhirnya berhasil mengamankan area T.4A dan T.4B dalam tempo sekitar sejam.

"Dari kegiatan ini kita pantau kesiapan tim di lapangan dalam melakukan pemadaman cukup cepat dan efisien sesuai prosedur," kata dia.

Menurut Rustam simulasi PKD ini digelar di Depot LPG Tanjung Perak minimal sekali dalam setahun. Diharapkan simulasi ini bisa meningkatkan kesigapan tim dalam menanggulangi insiden kebakaran.

Simulasi ini, menurut Rustam, sangat penting mengingat betapa strategisnya Depot LPG Tanjung Perak untuk pengiriman LPG ke seluruh Jawa Timur.

Depot ini punya kapasitas sebesar 6.500 metrik ton dan dapat melakukan penyaluran harian sebesar 1.300 metrik ton perhari. Untuk memenuhi kebutuhan LPG di Jawa Timur, suplai juga dilayani dari Depot LPG Maspion Gresik yang punya kapasitas 10 ribu metrik ton dan penyaluran harian sebesar 1.400 metrik ton perhari.(edy)

Teks Foto :
- Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di Depot LPG Tanjung Perak.
Foto : Eddy suarasurabaya.net


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Pasca Kebakaran di Gudang...
zaenalershonk