KELANA KOTA
Jelang Sumpah Pemuda

Bangkitkan Nasionalisme Pemuda Lewat Lomba Paskibra

Laporan J. Totok Sumarno | Sabtu, 27 Oktober 2012 | 14:54 WIB
suarasurabaya.net - "Kami berharap melalui kegiatan lomba pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang kami gelar ini, para pemuda, khususnya pelajar, bangkit dan memiliki rasa nasionalisme dan cinta pada Indonesia, terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober".

Adrian Yusuf panitia pelaksana lomba kepada suarasurabaya.net, Sabtu (27/10/2012) menjelaskan itu terkait dengan lomba Paskibra untuk pelajar setingkat SMP dan SMA se Indonesia yang digelar di kampus Unair Surabaya.

Dari catatan panitia, sekurangnya 70 sekolah diantaranya setingkat SMP dan SMA dari sejumlah kota di Indonesia, diantaranya berasal dari Jakarta, Cirebon, Jogyakarta, Malang dan Surabaya, mengikuti lomba tersebut.

Beberapa jenis lomba dipertandingkan, tidak hanya sekedar memperlombakan kesiapan dan kesiagaan serta kerapian dalam baris berbaris sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera, tetapi peserta juga wajib menampilkan kreasinya.

"Peserta wajib membuat kreasi dalam baris berbaris sehingga tidak hanya sekedar kerapian saja yang jadi penilaian. Keterampilan sekaligus kreatifitas tim juga menjadi penilaian tersendiri bagi dewan juri," lanjut Adrian Yusuf.

Sabtu (27/10/2012) seluruh peserta lomba Paskibra untuk tingkat SMP seluruh Indonesia kali ini, wajib menampilkan kreasinya dalam baris berbaris. Sedangkan pada Minggu (28/10/2012) bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, digelar lomba Paskibra untuk tingkat SMA.

"Didalam aktivitas kegiatan lomba ini tidak hanya lomba Paskibra saja, sebagai bagian dari upaya untuk membangkitkan semangat nasionalisme, kami juga menggelar lomba permainan atau dolanan tradisional," pungkas Adrian Yusuf ketika berbincang dengan suarasurabaya.net, Sabtu (27/10/2012).(tok)

Teks foto:
-Lomba Paskibra diikuti sejumlah sekolah SMP dan SMA se Indonesia.
Foto: Totok suarasurabaya.net


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.