KELANA KOTA

Besok, Puluhan Ribu Buruh demo Lagi Tolak UMK Jatim 2013

Laporan Eddy Prastyo | Rabu, 28 November 2012 | 18:42 WIB
suarasurabaya.net - Puluhan ribu buruh besok kembali akan turun ke jalan. Mereka menolak Upah Minimum Kabupaten/Kota Jawa Timur yang sudah ditetapkan Gubernur Sabtu pekan lalu. Mereka tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Jawa Timur berasal dari Daerah Industri Utama Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto dan Pasuruan akan menggelar Rapat Akbar di Kantor Gubernur Jawa Timur Jl Pahlawan Surabaya mulai jam 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Setelah itu mereka melanjutkan Unjuk rasa besar-besaran ke Mapolrestabes Surabaya mulai jam 14.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Jamaludin juru bicara MPBI Jatim pada suarasurabaya.net mengatakan, pihaknya mendesak Gubernur merevisi UMK Jawa Timur 2013 untuk 5 kabupaten/kota ring 1 sebesar 133% KHL atau Rp1.895.250, sama seperti kesepakatan sebelumnya antara MPBI dan Edy Purwinarto Asisten III Pemprov Jatim.

Tapi belakangan, ternyata Gubernur malah menetapkan angka yang lebih kecil. Surabaya ditetapkan Rp1.740.000, Sidoarjo Rp1.720.000, Kabupaten Pasuruan Rp1.720.000, Kabupaten Gresik Rp1.740.000, dan Kabupaten Mojokerto Rp1.700.000.

Selain itu Gubernur Jawa Timur memberlakukan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota di Jawa Timur sebesar 5% hingga 30% di atas UMK.

"Kami menolak plitik upah murah yang selama ini diberlakukan di Jawa Timur. Secara makro ekonomi pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi ketiga dunia 6,7% dan Indonesia masuk negara G20 dan secara khusus Jatim pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur mencapai 7,28 persen. Itu diantara alasan kami tetap menolak kebijakan UMK yang sudah ditetapkan Gubernur," kata dia.

Karena aksi besok akan melibatkan puluhan ribu massa, Jamaludin menyampaikan permintaan maaf pada pengguna jalan yang akan terganggu dengan aksi unjukrasa ini.(edy)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.