KELANA KOTA

DPRD Surabaya Kecewa Hasil UN Surabaya

Laporan Teguh Ardi Srianto | Jumat, 24 Mei 2013 | 17:24 WIB
suarasurabaya.net - Hasil Ujian Nasional Surabaya, sangat memalukan dan disayangkan DPRD Surabaya.

Kondisi itu harusnya tidak boleh terjadi, karena Surabaya merupakan kota besar di Jawa Timur, yang hasil UN siswanya selalu jeblok dan di bawah kabupaten/kota lain di Jawa Timur.

Baktiono Ketua Komisi D DPRD Surabaya mengatakan, hasil UN di Surabaya juga tidak sebanding dengan besarnya anggaran pendidikan, yang sudah dikeluarkan Pemkot Surabaya lewat APBD setiap tahun. "Dengan bukti yang sudah ada, jelas kalau anggaran Rp 1,6 triliun atau 34 persen APBD Surabaya, tidak menjamin hasilnya akan lebih baik," ujar Baktiono.

Ditambahkan Baktiono, bahkan hasil UN sekolah negeri banyak yang kalah dengan sekolah swasta, yang siswanya masih wajib membayar uang sekolah.

DPRD Surabaya juga mendesak Walikota, tidak semaunya sendiri dalam menentukan kebijakan pendidikan di Surabaya. "Untuk itu, Walikota juga harus tanggung jawab dengan jeblokanya hasil UN di Surabaya yang sudah diumumkan," tegas Baktiono Ketua Komisi D DPRD Surabaya.

Baktiono juga minta Walikota mendengar semua masukkan dan saran, dari pakar pendidikan dan dewan pendidikan, untuk perbaikan sistem pendidikan di Surabaya, sehingga tidak seperti yang sekarang terjadi.

"Walikota juga harus mengganti M Iksan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, karena sudah terbukti tidak mampu membuat perubahan yang lebih baik, untuk sistem pendidikan di Surabaya," desaknya. (tas/ipg)

Teks Foto :
- Baktiono Ketua Komisi D DPRD Surabaya kecewa dengan hasil UN di Surabaya.
Foto : Teguh suarasurabaya.net
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.