KELANA KOTA

Berkas Tersangka Live Sex Show Dilimpahkan ke PN Surabaya

Laporan J. Totok Sumarno | Selasa, 28 Mei 2013 | 14:35 WIB
suarasurabaya.net - Tommy Fukuhara alias Kevin, 32 tahun dan Nyke Hellynda alias Devi, 30 tahun, pasangan suami istri tersangka live sex show, berkasnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, untuk segera disidangkan.

Soedi Wibowo Panitera Muda Pidana kepada suarasurabaya.net, Selasa (28/5/2013) membenarkan bahwa berkas kasus tersebut telah dilimpahkan ke PN Surabaya, persisnya pada Rabu (22/5/2013) lalu dengan nomor perkara 1374/Pid.B/2013/PN.SBY.

Sedangkan untuk pelaksanaan persidangan diperkirakan bakal digelar pada pekan depan. “Untuk pelaksanaan persidangannya mungkin akan kami gelar pada pekan depan,” ujar Soedi, sembari menambahkan bahwa PN Surabaya juga sudah menunjuk hakim untuk melaksanakan persidangan.

Untuk menyidangkan kasus live sex show ini, PN Surabaya sudah menunjuk beberapa hakim, diantaranya Ni Made Sudani sebagai Ketua Majelis Hakim, Suko Triyono dan Sriyatmo Joko Sungkowo sebagai hakim anggota. “Untuk jaksa penuntut umum (JPU) ditangani Sumantri dari Kejari Perak,” tambah Soedi Wibowo.

Kasus pertunjukan langsung perbuatan asusila berkedok jasa pijat tersebut, terungkap dari munculnya iklan pada sebuah media cetak, dengan nama Kevin dan Devi, dan mencantumkan juga nomor ponsel yang dapat dihubungi.

Dan dari iklan itulah, Polisi kemudian curiga. Sebab, biasanya iklan massage hanya mencantumkan satu nama, namun iklan tersebut tertera nama seorang laki-laki dan perempuan, yaitu atas nama Kevin dan Devi.

Polisi kemudian bergegas melakukan penyelidikan dengan cara menyamar sebagai pelanggan, yang langsung mengubungi jasa pijat dengan nama dua orang tersebut. Polisi berhasil membongkar dan menangkap kedua pelaku di sebuah kamar hotel saat akan menggelar pertunjukan.

Dalam pemeriksaan Polisi, Kevin alias Tommy mengaku, untuk sekali show adegan ranjang berdurasi 20 menit bersama Devi yang tidak lain adalah istrinya sendiri itu, bapak dua anak ini memasang tarif Rp 850 ribu.

Tersangka Tommy Fukuhara alias Kevin, atas perbuatannya, dijerat dengan pasal 34 Junto 36 Undang-undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kebakaran Ketintang Timur PTT
Hendra Iswahyudi