KELANA KOTA

Dinas Pendidikan: Mutasi Tidak Akan Mengorbankan Siswa

Laporan Rangga Umara S. | Kamis, 18 Juli 2013 | 12:58 WIB
suarasurabaya.net - Ikhsan Kepala Pendidikan Surabaya menegaskan, program mutasi yang digagas oleh Pemkot Surabaya tidak akan mengorbankan siswa. Dia memastikan semuanya telah melalui pertimbangan yang matang.

"Yakinlah tidak ada siswa yang akan menjadi korban dalam mutasi guru. Justru dengan rolling semacam ini. Semua siswa akan mendapat keuntungan. Siswa di daerah pinggiran mungkin menjadi termotivasi karena diajar oleh guru yang biasa mengajar di sekolah favorit," ujar Ikhsan, Selasa (18/7/2013).

Ditanya soal adanya protes dari guru-guru yang keberatan dengan mutasi tersebut, Ikhsan memilih untuk tidak menanggapinya. Dia memutuskan untuk terus dengan program mutasi itu.

"Protes semacam ini sudah biasa, sudah sering. Namanya juga kebijakan baru, pasti akan menuai pro dan kontra. Contoh, waktu dulu waktu mutasi gelombang pertama protes juga terus mengalir," ungkapnya.

Dia meminta para guru untuk menjalani dulu saja program mutasi yang dikenakan pada yang bersangkutan. "Silakan dijalani dulu saja, kata Ikhsan.

Seperti beritakan, Baktiono Ketua Komisi D DPRD SUrabaya meminta program mutasi guru ini ditunjau ulang. Penyebabnya adalah banyaknya protes para guru terhadap program ini. Kata dia sampai sekarang suah ada 200 orang guru yang memprotes mutasi massal.

Informasi yang beredar di lingkungan DPRD Surabaya, mutasi pada tahun ajaran 2013-2014 akan melibatkan 1.600 guru. Khusus SD, sasaran yang dimutasi adalah guru kelas 1, 5 dan 6.

Jumlah ini meningkat, dibandingkan mutasi gelombang pertama. Saat itu jumlahnya 1.200 guru dengan sasaran guru kelas 2, 3 dan kelas 4. (ran/edy)
Editor: Eddy Prastyo



Komentar Anda
Komentar 0
loading...