KELANA KOTA

Napak Tilas Sejarah Bhayangkara Bukan Soal Memecahkan Rekor

Laporan J. Totok Sumarno | Rabu, 21 Agustus 2013 | 13:51 WIB
suarasurabaya.net - Napak Tilas Sejarah Perjuangan Bhyangkara Polri yang menempuh perjalanan dari Sabang menuju Merauke, bukan soal memecahkan rekor. Tetapi yang lebih penting adalah menggugah roh patriotisme yang ada disetiap insan Bhayangkara Polri dan generasi muda serta masyarakat.

Ini dikatakan Irjen Pol. M. Rumurkal Komandan Korps Brimob Polri, kepada suarasurabaya.net, Rabu (21/8/2013) menyampaikan hal itu menyoal napak tilas sejarah Bhayangkara Polri dari Sabang - Merauke.

Semangat napak tilas ini, lanjut Irjen Pol. M. Rumurkal ini tidak boleh dibiarkan berlalu begitu saja. Semangat itu harus terus digelorakan oleh seluruh insan Bhayangkara Polri agar terus memiliki dan menjaga jiwa patriotisme itu.

"Semangat ini sangat luar biasa. Semangat patriotisme inilah yang harus terus dijaga dan ada disetiap jiwa insan Bhayangkara. Anggota Polisi dan Brimob tidak boleh biasa-biasa saja. Harus luar biasa," ungkap Irjen Pol. M. Rumurkal pada suarasurabaya.net.

Sebelum pemberangkatan anggota Brimob yang tergabung dalam regu NapakTilas Sejarah Perjuangan Bhayangkara Polri dilakukan, pemerhati sejarah Surabaya Komunitas Rooderburgh menampilkan happening art tentang semangat perlawanan Polisi Istimewa pada Jepang.

"Generasi muda juga harus memahami dan mengerti sejarah perjuangan Bhayangkara Polri agar mereka juga memiliki jiwa patriotisme layaknya para anggota Polisi dan Brimob. Ini penting," pungkas Irjen Pol. M. Rumurkal pada suarasurabaya.net, Rabu (21/8/2013).(tok/edy)

Teks foto:
-Happening art perlawanan Polisi Istimewa pada Jepang.
Foto: Totok suarasurabaya.net
Editor: Eddy Prastyo



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.