KELANA KOTA
Pesta Miras 3 Orang Tewas

Sita 60 Botol Cukrik Maut

Laporan Wakhid Muqodam | Rabu, 18 September 2013 | 17:59 WIB
suarasurabaya.net - Polsek Sawahan mengamankan Ismail warga Pakis Wetan Surabaya beserta 60 botol miras masing-masing berisi 1,5 liter. Ismail dan puluhan botol berisi miras disita karena anggota Polsek Sawahan menerima laporan bahwa dalam tiga hari terakhir ada 3 korban tewas, diduga karena meminum miras jenis cukrik yang dia jual.

Kompol Manang Soebekti Kapolsek Sawahan mengatakan, pihaknya mengamankan Ismail masih sebatas diperiksa sebagai saksi, selain itu dia juga merupakan penjual miras jenis cukrik yang diminum beberapa warga Pakis Wetan, dan tiga diantaranya meninggal dunia.

Selain memeriksa Ismail, Polisi juga memeriksa beberapa warga Pakis Wetan lainnya yang ikut dalam pesta miras dan menyebabkan Sholeh, Cito alias Wawan, dan Murtoyo alias Brengos meninggal dunia.

"Saat ini Ismail kami amankan dulu di Mapolsek, sambil menunggu perkembangan pemeriksaan oleh anggota di lapangan. selain itu semua warga yang ikut dalam pesta miras itu akan kami panggil satu persatu untuk memberikan keterangan sebagai saksi," kata Kompol Manang Soebekti kepada suarasurabaya.net, Rabu (18/9/2013).

Dia menambahkan, jika dalam pemeriksaan dan terbukti miras tersebut penyebab kematian dari ketiga korban tersebut, maka Ismail bisa ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan UU No. 18 Tahun 2012 tentang Undang-Undang Pangan.

"Jika Ismail terbukti bersalah maka akan kami jerat dengan undang-undang pangan. Mengedarkan atau menjual makanan atau minuman tanpa ijin edar ancaman kurungan 2 tahun penjara, menjual makanan atau minuman yang mengakibatkan luka berat ancaman kurungan 7 tahun penjara, dan menjual makanan atau minuman yang menyebabkan orang meninggal dunia ancaman kurungan 10 tahun penjara," kata dia. (wak)

Teks Foto:
- Kompol Manang Soebekti Kapolsek Sawahan menunjukkan 60 botol minuman keras yang disita dari tangan Ismail.
Foto: Wakhid suarasurabaya.net
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kebakaran Ketintang Timur PTT
Hendra Iswahyudi