KELANA KOTA

Sejarah Katedral Surabaya

Laporan Fatkhurohman Taufik | Kamis, 25 Desember 2014 | 11:30 WIB
suarasurabaya.net - Tahukah Anda, Katedral ternyata berasal dari kata latin Cathedra yang berarti tempat duduk atau kursi. Kata ini selanjutnya digunakan untuk sebutan kursi atau tahta uskup yang terdapat di dalam Katedral itu sendiri.

Dalam rilis yang dikirimkan Katedral Surabaya, makna Katedral atau kursi diartikan sebagai sebuah lambang dari sosok guru. Katedral juga sebagai lambang dari kepemimpinan resmi dari seorang uskup.

Kursi sebagai makna dari Katedral sendiri biasanya ditempatkan secara khusus di dalam gedung Gereja Utama keuskupan dan dikhususkan bagi kepala keuskupan.

Keuskupan Surabaya sendiri secara resmi berdiri pada 3 Januari 1961 dengan posisi uskup dijabat Msgr Yohanes Klooster, CM. Sementara uskup Surabaya saat ini adalah Msgr Vincentius Sutikno Wisaksono.

Sementara itu, di Surabaya, Gereja Katolik pertama didirikan pada tanggal 12 Maret 1822 di kawasan Kepanjen. Seiring bertambahnya umat, Gereja kedua yang bernama Gereja Hati Kudus Yesus lantas didirikan pada tanggal 21 Juli 1921.

Gereja Hati Kudus Yesus sendiri dibangun dengan arsitek khas dengan denah berbentuk persegi panjang dengan panti imam model kulit telur dengan bentuk lengkungan di bagian kiri dan kanannya. Gereja ini pernah mengalami perbaikan pada tahun 1926. (fik/ipg)

Teks Foto :
- Berdoa di dalam Katedral Surabaya.
Foto : Taufik suarasurabaya.net
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.