KELANA KOTA

Kapal Muatan LPG Tabrakan di Perairan Gresik

Laporan Bruriy Susanto | Senin, 29 Juni 2015 | 21:15 WIB
Proses pemadaman lambung Kapal Navigator Aries bermuatan gas LPG yang terbakar usai bertabrakan dengan kapal Leo Perdana. Foto: Bruriy suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Kapal Navigator Aries bermuatan gas LPG milik Pertamina yang baru berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengalami kecelakaan di perairan pelayaran sekitar Karang Jamuang, Kabupaten Gresik, Senin (29/6/2015).

AKBP Puji Nugroho Kasubdit Penegakan Hukum Kepolisian Perairan Polda Jatim mengatakan, kecelakaan di perairan itu terjadi antara kapal Navigator Aries dengan kapal Leo Perdana, karena adanya gelombang laut cukup tinggi. Sehingga, lambung kapal Navigator Aries ditabrak haluan kapal Leo Perdana.

"Akibat dari benturan keras itu, lambung kapal Navigator Aries mengalami robek dan terbakar. Sampai sekarang masih terus dilakukan pemadaman dan pembasahan," kata AKBP Puji Nugroho Kasubdit Penegakan Hukum Kepolisian Perairan Polda Jatim, kepada suarasurabaya.net, Senin (29/6/2016).

Puji menjelaskan, yang melakukan pemadaman adalah kapal yang berpatroli sekitar perairan mempunyai alat pemadaman. Seperti kapal Basarnas, KPLP dan kapal milik PT Pelindo.


Sedangkan, Direktorat Kepolisian Perairan mengerahkan lima kapal, untuk mengawasi sekitar lokasi kejadian, membantu mengamankan saat berlangsungnya pemadaman.

Serta, melakukan melokalisir sekitar lokasi, mengatur arus lalu lintas di sekitar perairan. "Agar tidak terjadi penjarahan, serta memberikan zona aman, untuk kapal yang saat melintas. Karena kapal yang dilakukan pemadaman bermuatan gas LPG mudah terbakar," ujar dia.

Kejadian yang diperkirakan pukul 00.30 WIB, kapal Navigator Aries yang sempat terbakar, baru bisa dipadamkan pada pukul 16.15 WIB. Meski sudah padam, petugas pemadam dari kapal KPLP dan PT Pelindo masih terus melakukan pembasahan, agar tidak terjadi ledakan. (bry/wak)
Editor: Wakhid Muqodam



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.