KELANA KOTA

Indonesia dan Taiwan Tingkatkan Kerjasama Pendidikan

Laporan J. Totok Sumarno | Jumat, 04 November 2016 | 17:45 WIB
Pertemuan alumni Taiwan di Surabaya. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Indonesia dan Taiwan terus menjalin kerjasama khususnya di bidang pendidikan dan diharapkan melalui Asosiasi Alumni Taiwan akan membuka lapangan kerja di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

Tiap tahun jumlah mahasiswa yang studi di Taiwan terus bertambah. Dari Surabaya sejumlah mahasiswa dari ITS Surabaya dan UKWMS menjadi bagian dari mahasiswa yang menempuh pendidikan pasca sarjana di Taiwan.

Para mahasiswa asal Surabaya itu menempuh pendidikan di National Taiwan University of Science and Technologi (NTUST) yang terletak di Taipei.

Sebagai upaya mempererat kerjasama yang telah terbentuk, maka digelar reuni yang dihadiri JC Liu kepala jurusan program magister teknik kimia NTUST. Bersama sejumlah profesor bidang Teknik reuni dihadiri juga Dekan, wakil Rektor ITS, dan dosen-dosen ITS yang merupakan lulusan Taiwan.


Sekurangnya 80 peserta hadir dan memenuhi undangan reuni dadakan yang digelar di kampus ITS Surabaya tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Jeffrey Hsiao Direktur Jenderal Taipei Economic and Trade Office in Surabaya (TETOS), turut serta menghadiri dan memberikan sambutan dihadapan para tamu dan alumni NUTST.

Hsiao mengatakan bahwa pendidikan adalah satu diantara concern utama dalam kebijakan luar negeri Taiwan The New Southbound Policy saat ini. Bagi mereka pendidikan merupakan investasi yang terbaik, karena sumber daya manusia yang maju akan memicu pertumbuhan ekonomi yang semakin baik.

Oleh karena itu diharapkan kedepan nanti hubungan antara Taiwan dan Indonesia disektor pendidikan menjadi semakin baik khususnya di bidang pendidikan.

Untuk menindaklanjuti hal itu, TETO Surabaya akan membentuk Asosiasi Alumni Taiwan yang dapat menjembatani lulusan Taiwan untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan Taiwan yang ada di Indonesia, khususnya Jawa Timur.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.