KELANA KOTA

Natal dan Tahun Baru, Moda Transportasi KA Naik 6 Persen

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 09 Januari 2017 | 18:45 WIB
Antrean pembeli tiket kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng saat akhir pekan. Foto: Totok/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Angkutan Natal 206 dan Tahun Baru 2017 dengan moda kereta api mengalami peningkatan hingga 6 persen dibanding tahun lalu. Secara keseluruhan angkutan berlangsung tanpa kendala.

Angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, dengan moda transportasi kereta api mengalami peningkatan hingga 6 persen dengan jumlah total 584.900 orang.

Sedangkan pada tahun 2015 lalu jumlah total penumpang kereta api yang melakukan perjalanan dalam kaitannya dengan angkutan Natal dan Tahun Baru sejumlah 551.281 orang.

Pelaksanaan angkutan Natal dan 2016 dan Tahun Baru 2017 berlangsung selama 17 hari mulai dari 18 Desember 2016 sampai 8 Januari 2017 pada masing-masing stasiun kereta api.

Berdasarkan catatan yang ada 5 stasiun besar yang memberikan kontribusi pada wilayah Daop 8 Surabaya yaitu: Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 120.468 orang, Stasiun Malang sebanyak 88.877 orang, Stasiun Surabaya Pasar Turi sebanyak 81.262 orang, Stasiun Sidoarjo sebanyak 42.757 orang dan Stasiun Mojokerto sebanyak 35.074 orang

Peningkatan jumlah penumpang tersebut satu diantaranya karena dioperasionalkannya kereta api tambahan diantaranya adalah KA Kertajaya Tambahan relasi Surabaya Pasar Turi - Jakarta Pasar Senen dan KA Sancaka Tambahan relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta.

Selain itu juga karena dioperasionalkannya KA Bima Tambahan relasi Surabaya Gubeng Jakarta Gambir yang dijalankan pada tanggal 24 dan 26 Desember 2016, sebagai satu diantara upaya mengantisipasi lonjakan jumlah calon penumpang pada Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Sementara itu, guna meningkatkan kapasitas angkut, PT KAI Daop 8 Surabaya memaksimalkan rangkaian sesuai dengan kemampuan daya tarik lokomotif dengan penambahan di beberapa rangkaian KA yakni masing-masing 1 kereta penumpang.

Selama pelaksanaan masa angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, tidak ada gangguan dibidang keamanan dan ketertiban yang mengganggu pelayanan kepada penumpang kereta api ataupun operasional perjalanan kereta api.

"Situasi secara umum, aman, lancar dan terkendali. Tidak ada gangguan atau kendala berarti sehingga seluruh jadwal operasionalisasi perjalanan kereta api diwilayah Daop 8 Surabaya sesuai dengan harapan," kata Gatot Sutiyatmoko Manager Humas Daop 8 Surabaya, Senin (9/1/2017).(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.