suarasurabaya.net - Aksi bela rakyat aksi yang rencana digelar pada Kamis (12/1/2017) ini di seluruh Indonesia, Polrestabes Surabaya menurunkan 1.044 Personel untuk mengamankan kegiatan tersebut.

Sedikitnya ada 19 titik secara nasional yang akan dituju oleh para demonstran. Di Jawa Timur sendiri ada dua lokasi yang menjadi sasaran aksi unjuk rasa Bela Rakyat yang didominasi oleh para Mahasiwa dan Buruh. Dua lokasi tersebut adalah DPRD Jatim dan Pemprov Jatim yang berada di dalam wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

AKBP Bambang Sukmo Wibowo Kabagops Polrestabes Surabaya, mengatakan dalam pengamanan aksi nasional Bela Rakyat yang akan berlangsung hari ini, Polrestabes Surabaya menurunkan seluruh kekuatan untuk menjamin kondusifitas kamtibmas di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Ada sekitar 1.044 personel Polrestabes Surabaya dan jajaran yang diturunkan.

"Kekuatan kami bagi di beberapa titik yang menjadi sasaran aksi unjuk rasa yakni Kantor DPRD Jawa Timur dan Kantor Gubernur Jawa Timur Jl. Pahlawan Surabaya," kata AKBP Bambang.

Diperkirakan akan ada dua aksi untuk rasa di wilayah hukum Polrestabes Surabaya pada hari ini yakni di Kantor Gubernur Jatim Jl. Pahlawan Surabaya terdapat aksi dari Aliansi Buruh Sidoarjo (ABS) dengan perkiraan massa mencapai 500 orang.

Sedangkan aksi berikutnya di DPRD Jatim dan Kawasan Monumen Tugu Pahlawan serta Kantor Gubernur Jatim terdapat kegiatan unjuk rasa yang dilakukan oleh Aksi BEM Se-Jawa Timur dengan perkiraan massa mencapai 100 orang.

Agar masyarakat mewaspadai jalur-jalur yang akan digunakan oleh massa pengunjukrasa, sewaktu-waktu petugas akan melakukan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan.
Pada intinya Polrestabes Surabaya dan jajaran hari ini all out mengamankan aksi nasional Bela Rakyat yang dilaksanakan di Kota Surabaya. (bid/dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah



KELANA KOTA

Polrestabes Surabaya Turunkan 1044 Personel Amankan Aksi Bela Rakyat

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 12 Januari 2017 | 11:09 WIB
Polrestabes Surabaya menurunkan 1.044 Personel untuk mengamankan aksi bela rakyat digelar pada Kamis (12/1/2017) ini di seluruh Indonesia. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Aksi bela rakyat aksi yang rencana digelar pada Kamis (12/1/2017) ini di seluruh Indonesia, Polrestabes Surabaya menurunkan 1.044 Personel untuk mengamankan kegiatan tersebut.

Sedikitnya ada 19 titik secara nasional yang akan dituju oleh para demonstran. Di Jawa Timur sendiri ada dua lokasi yang menjadi sasaran aksi unjuk rasa Bela Rakyat yang didominasi oleh para Mahasiwa dan Buruh. Dua lokasi tersebut adalah DPRD Jatim dan Pemprov Jatim yang berada di dalam wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

AKBP Bambang Sukmo Wibowo Kabagops Polrestabes Surabaya, mengatakan dalam pengamanan aksi nasional Bela Rakyat yang akan berlangsung hari ini, Polrestabes Surabaya menurunkan seluruh kekuatan untuk menjamin kondusifitas kamtibmas di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Ada sekitar 1.044 personel Polrestabes Surabaya dan jajaran yang diturunkan.

"Kekuatan kami bagi di beberapa titik yang menjadi sasaran aksi unjuk rasa yakni Kantor DPRD Jawa Timur dan Kantor Gubernur Jawa Timur Jl. Pahlawan Surabaya," kata AKBP Bambang.

Diperkirakan akan ada dua aksi untuk rasa di wilayah hukum Polrestabes Surabaya pada hari ini yakni di Kantor Gubernur Jatim Jl. Pahlawan Surabaya terdapat aksi dari Aliansi Buruh Sidoarjo (ABS) dengan perkiraan massa mencapai 500 orang.

Sedangkan aksi berikutnya di DPRD Jatim dan Kawasan Monumen Tugu Pahlawan serta Kantor Gubernur Jatim terdapat kegiatan unjuk rasa yang dilakukan oleh Aksi BEM Se-Jawa Timur dengan perkiraan massa mencapai 100 orang.

Agar masyarakat mewaspadai jalur-jalur yang akan digunakan oleh massa pengunjukrasa, sewaktu-waktu petugas akan melakukan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan.
Pada intinya Polrestabes Surabaya dan jajaran hari ini all out mengamankan aksi nasional Bela Rakyat yang dilaksanakan di Kota Surabaya. (bid/dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kecelakaan Tunggal Mobil di A....
Ida Bagus Putu Andray‎