KELANA KOTA

Pemkot Surabaya Tunggu Pasar Ikan Modern untuk Relokasi PKL Pasar Pabean

Laporan Denza Perdana | Jumat, 17 Februari 2017 | 18:50 WIB
Aktivitas pedagang di Pasar Pabean Surabaya. Foto: Totok/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Joestamadji Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya mengatakan, satu di antara fokus program dinasnya tahun ini adalah menyiapkan pembangunan Pasar Ikan Modern di Romokalisasi, Surabaya Barat.

"Kalau Pemerintah Pusat jadi membangun pasar ikan modern itu, kami akan menyiapkan tempat untuk memindahkan pedagang dari Pasar Pabean," katanya di Humas Pemkot Surabaya, Jumat (17/2/2017).

Pedagang Pasar Pabean yang dimaksud oleh Joestamadji adalah Pedagang Kaki Lima yang saat ini memenuhi jalan di depan bangunan pasar yang termasuk dalam daftar bangunan cagar budaya Surabaya itu.

Pemkot Surabaya, berencana mengaktifkan kembali cagar budaya pasar tradisional Pabean dengan memfungsikan kembali akses jalan ke bangunan.

Novi Ispinari Humas PD Pasar Surya membenarkan hal ini. Menurutnya, relokasi bukan untuk pedagang yang menempati stan yang ada di dalam bangunan Pasar Pabean.

"Jadi relokasi itu untuk PKL-nya yang setiap malam memenuhi jalan di depan bangunan pasar. Yang di dalam tidak. Kalau untuk status cagar budaya, dari dulu Pasar Pabean itu memang fungsinya pasar tradisional," ujarnya kepada suarasurabaya.net.

Sesuai rencana awal, proyek pembangunan pasar ikan modern di Romokalisari yang menggunakan dana APBN ini akan dimulai April 2017 mendatang.

Joestamadji mengatakan, Proyek Kementerian Perikanan dan Kelautan berdasarkan instruksi presiden ini dijadwalkan rampung akhir 2017 yang akan datang.

Joestamadji menjelaskan, Pemerintah Pusat membangun pasar ikan modern ini dengan tujuan penguatan daya saing hasil ikan.

"Jadi, untuk program ini, pemerintah pusat berencana melaksanakan dua proyek. Satu di Surabaya, satu lagi di Jakarta," katanya.

Pemkot Surabaya sudah menyiapkan lahan seluas 5 haktare di wilayah Romokalisari, dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) lama. Akses jalan masuk sepanjang 1 km dari rencana 2 km juga sudah dalam proses pembangunan.

Pemkot Surabaya menyiapkan lahan di Romokalisari karena posisinya yang strategis, dekat dengan jalan tol, serta berdekatan dengan wilayah perikanan besar seperti Gresik dan Lamongan.

Joestamadji mengatakan, pasar ikan di Surabaya tergolong besar. Dalam setahun, kata Joestamadji, pasokan ikan dari luar daerah ke Surabaya mencapai 100 ribu ton.

Jumlah itu, kata dia, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Surabaya. Sementara, potensi hasil ikan di Surabaya hanya sebanyak 15.000 ton.

Pemkot Surabaya, kata dia, sangat mendukung pembangunan pasar ikan modern oleh pemerintah pusat di Surabaya. Terutama agar kebutuhan ikan masyarakat Surabaya terpenuhi.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.