KELANA KOTA

Total Ada Tiga Tahanan Polsek Tambaksari yang Kabur Berhasil Tertangkap

Laporan Bruriy Susanto | Selasa, 18 April 2017 | 11:46 WIB
Ilustrasi
suarasurabaya.net - Satu-persatu tujuh tahanan Polsek Tambaksari yang melarikan diri mulai tertangkap. Usai tertangkap satu tahanan pada Senin (17/4/2017) pagi menangkap satu tahanan, pada malam harinya Tim khusus (Timsus) dari Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya berhasil menangkap dua tahanan.

"Mereka diamankan di dua tempat berbeda. Satunya ditangkap di Batu dan satunya lagi di Gresik," ujar Kombes Pol M Iqbal Kapolrestabes Surabaya, Selasa (18/4/2017).

Dua tahanan yang berhasil tertangkap tersebut adalah Fadila Arfan (25) warga Dusun Lingkungan Tumpuk, Wlingi, Blitar yang merupakan tahanan kasus penganiayaan. Sedangkan tersangka kedua adalah Jeffry Margaputra (21) warga Jalan Krampung Tengah, Surabaya yang merupakan tahanan kasus narkoba.

Iqbal mengatakan, tim yang dibentuk telah mendeteksi keberadaan sisa tahanan yang belum tertangkap. Dia berharap semuanya bisa tertangkap secepatnya.

"Kami bekerja cepat. Total sudah tiga yang diamankan, tinggal 4 lagi dalam pengejaran. Mudah-mudahan segera dapat hasil," katanya.

Sekadar diketahui, tujuh tahanan Polsek Tambaksari kabur dari sel pada Senin (17/4/2017) pukul 02.00 WIB dinihari. Mereka berhasil kabur dengan menjebol plafon dan mematahkan terali besi yang ada di atas plafon.

Dari tujuh tahanan tersebut lima orang kabur naik Lyn ke Bungurasih dan dua lainnya belum diketahui. Polisi telah menangkan tiga orang tahanan, sisanya empat orang masih dalam pengejaran.

Tahanan yang sudah tertangkap:
1. Ryan Dwi Saputra, warga Perum Graha Asri, Sukodono, Sidoarjo (kasus narkoba).
2. Fadila Arfan (25), warga Dusun Lingkungan Tumpuk, Wlingi, Blitar (kasus penganiayaan)
3. Jeffry Margaputra (21), warga Jalan Krampung Tengah, Surabaya (kasus narkoba)

Tahanan yang belum tertangkap:
1. Budi Sasmito, warga Jalan Setro, Surabaya (kasus pencurian dengan pemberatan)
2. Saiful Haq, warga Jalan Kedung Rukem, Surabaya (kasus narkoba)
3. M. Shokib, warga Jalan Kedung Klinter, Surabaya (kasus narkoba)
4. Hadi Prabowi, warga Jalan Dukuh Menanggal, Surabaya (kasus narkoba). (bry/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA