KELANA KOTA

Divonis Dua Tahun, Dahlan: Anggaplah ini Kebodohan Saya

Laporan Fatkhurohman Taufik | Jumat, 21 April 2017 | 13:20 WIB
Dahlan Iskan mantan Dirut BUMD PT Panca Wira usaha saat menjalani sidang di pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (21/4/2017). Foto: Taufik suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) Surabaya menjatuhkan vonis 2 tahun bagi Dahlan Iskan mantan Dirut BUMD PT Panca Wira usaha sekaligus Mantan Menteri BUMN.

"Menghukum terdakwa Dahlan Iskan dengan penjara 2 tahun dan denda Rp100 juta subsider 2 bulan penjara," kata Taksin SH, ketua Majelis Hakim, ketika membacakan vonis bagi Dahlan, Jumat (21/4/2017).

Menurut Taksin, terdakwa dianggap bersalah karena tidak melaksanakan tugas dan fungsinya secara benar saat menjabat Dirut PT PWU hingga akhirnya menjual aset negara di bawah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Meski diganjar hukuman 2 tahun, namun Dahlan tetap berstatus tahanan kota sehingga tidak ditahan.

Sementaran itu usai vonis, Dahlan mengaku bisa menerima dan menganggap bahwa kejadian ini merupakan resiko dirinya sebagai pimpinan.

"Ini sebenarnya bentuknya PT dan tunduk pada UU tentang PT, tapi ternyata saya tetap dinyatakan bersalah. Anggaplah ini kebodohan saya, karena saya terlalu emosi untuk mengabdi waktu itu," kata Dahlan.

Dahlan mengatakan, sebagai pimpinan, dirinya tetap akan bertanggung jawab apapun yang telah dilakukan anak buahnya. "Saya pengen ikut bertanggung jawab, jadi pimpinan itu juga harus bisa terima tidak hanyah enaknya tapi pahitnya juga. Waktu itu, saya harus tandatangan karena saya Dirut, kalau memang tidak betul itu resiko pimpinan," kata dia. (fik/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.