KELANA KOTA

Menkes Ajak Perempuan Jadi Pejuang Sejati Keluarga dan Lingkungan

Laporan Ika Suryani Syarief | Jumat, 21 April 2017 | 15:43 WIB
Nila Moeloek Menteri Kesehatan. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Nila Moeloek Menteri Kesehatan mengajak kaum perempuan Indonesia untuk meneladani sosok RA Kartini dalam perjuangan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

"Saya mengajak perempuan Indonesia mau dan mampu meneladani sosok Ibu Kartini dengan menjadi pejuang sejati bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya demi terwujud Indonesia sehat," kata Nila dalam keterangan tertulisnya yang dilansir Antara di Jakarta, bertepatan peringatan Hari Kartini, Jumat (21/4/2017).

Nila menganggap perjuangan perempuan pada bidang kesehatan yang paling nyata ialah pada saat proses kehamilan dan bersalin dengan bertaruh nyawa melahirkan anaknya.

"Proses hamil dan melahirkan merupakan perjuangan seorang ibu yang sangat berat karena di sana jiwa ibu dipertaruhkan untuk anaknya," kata dia.

Nila, yang sedang dalam kunjungan kerja ke Arab Saudi bersama Puan Maharani Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Lukman Hakim Saifuddin Menteri Agama untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji, menyempatkan mengucapkan selamat Hari Kartini kepada perempuan-perempuan Indonesia.

Sejumlah menteri perempuan lainnya dalam Kabinet Kerja juga mengucapkan selamat Hari Kartini pada hari ini seperti Yohana Yambise Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rini Soemarno Menteri BUMN, dan Khofifah Indar Parawansa Menteri Sosial.

Menteri Sosial mengajak generasi muda untuk meneladani semangat dan nilai-nilai sosok RA Kartini dalam kehidupan dan profesi masing-masing.

"Jadilah Kartini masa kini, Kartini yang tangguh, memiliki wawasan ke depan dan kepedulian terhadap sesama," kata Mensos.

Sementara Menteri Rini mengajak agar perempuan Indonesia mampu mengembangkan diri di segala bidang, khususnya meningkatkan akses keuangan dan perbankan.(ant/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.