KELANA KOTA

Risma Minta Lulusan ATKP Tidak Lupa pada Orangtua

Laporan Denza Perdana | Jumat, 21 April 2017 | 16:10 WIB
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menemui 24 siswa yang telah lulus dari Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) di ruang kerjanya, Jumat (21/4/2017). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menemui 24 siswa yang telah lulus dari Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP), penerima beasiswa dari Pemkot Surabaya.

Dia berpesan, agar saat sudah bekerja, ditempatkan di manapun di Indonesia, selalu ingat kepada orangtua mereka. Menyisihkan sebagian gaji atau tabungan untuk orangtua mereka.

"Mungkin kalian bisa sekolah karena saya bantu. Aku tidak pingin balesan. Aku pingin kalian bales orangtuamu. Sisihkan tabungan, bantu orangtuamu, bantu adik-adikmu," kata Risma di ruang kerjanya, Jumat (21/4/2017).

Lulusan ATKP ini telah menandatangani kontrak bekerja di Garuda Maintenance Facility (GMF) di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta Barat.

Para siswa ini, kata Risma, memang mendapatkan beasiswa dari Garuda Indonesia. Karena itu, ada ikatan dinas yang telah terjalin selama lima tahun.

"Kalau ditugaskan di tempat lain, tak monitor orangtuamu. Kalian masih komunikasi enggak sama orangtua kalian," tegas Risma kepada para lulusan Akademi Penerbangan ini.

Risma mengimbau agar mereka tidak neko-neko. Sebab, mereka masih sangat muda dan karier mereka masih sangat panjang.

"Wis toh, enggak usah neko-neko. Kamu masih sangat muda. Nanti akan datang sendiri, enggak usah kamu cari. Datang sendiri itu orang perempuan (jodoh)," katanya.

Risma mengatakan, keahlian mereka sangat dibutuhkan. Tapi Wali Kota Surabaya ini mengingatkan, agar mereka tidak boleh berhenti belajar dan mengembangkan kemampuan.

"Satu lagi, jangan perhitungan. Berapa yang kamu dapat, jangan perhitungan. Lakukan yang terbaik, maka orang akan mencari kalian," kata Risma.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.