KELANA KOTA

800 Napi Kristiani di Jawa Timur Rayakan Paskah Bersama

Laporan Ika Suryani Syarief | Jumat, 21 April 2017 | 20:37 WIB
Harun Sulianto Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur saat mengudara di Radio Suara Surabaya. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sebanyak 801 orang narapidana atau tahanan yang beragama Kristen Protestan maupun Katolik di 33 Lapas atau Rutan Jawa Timur akan merayakan paskah bersama pada Minggu (23/4/2017) pagi.

Harun Sulianto Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur mengatakan, perayaan paskah bersama ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53 tahun 2017.

“Sementara untuk tingkat wilayah akan dipusatkan di Rutan Medaeng dan diikuti sebanyak 210 orang peserta,” katanya. Harun menjelaskan kegiatan nantinya juga akan di-relay menggunakan aplikasi zoom diseluruh Lapas/Rutan se-Indonesia.

“Pesan paskah akan disampaikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly,” terangnya seperti dalam siaran pers Kemenkumham yang diterima suarasurabaya.net, Jumat (21/4/2017).

Kegiatan perayaan Paskah bersama ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan semangat, memberikan motivasi dan terus membangun integritas guna meningkatkan keimanan dalam semangat kebersamaan yang dilandasi semangat kebinekaan.

Tidak hanya itu, Harun juga berharap kegiatan ini membuat warga binaan menjadi tenang batinnya dan memasrahkan kehidupan kepada pencipta. “Sehingga mereka siap untuk menjalani masa penahanan dan proses peradilan serta siap memasuki masa pidana. Dan nantinya setelah bebas tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum dan menjadi warga negara yg baik dan berguna selama maupun setelah menjalani masa pidana," urainya.

Untuk diketahui dari 801 WBP yang mengikuti paskah bersama ini, jumlah peserta terbanyak berasal dari Rutan Medaeng yaitu 201 orang, disusul Lapas Porong dengan peserta 111 orang dan Lapas Malang berjumlah 78 orang.(iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.