KELANA KOTA

Kembang Maja Siapkan Modern Dance dan Flashmob di SUCF 2017

Laporan J. Totok Sumarno | Rabu, 17 Mei 2017 | 10:01 WIB
Dona (tengah) bersama kelompok Kembang Maja dalam sebuah penampilan, yang bakal hadir mengisi acara SUCF 2017 di Jalan Tunjungan Surabaya. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Menyemarakkan Surabaya Urban Culture Festival (SUCF) 2017, Minggu (21/5/2017) mendatang kelompok tari Kembang Maja mempersiapkan 2 karya tari. Selain modern dance, juga akan mengajak pengunjung menari bersama dalam flashmob.

Siska Dona Leader Kembang Maja kepada suarasurabaya.net menyampaikan bahwa keinginannya untuk mengajak masyarakat pengunjung yang hadir di SUCF menari bersama karena pada dasarnya semua orang bisa menari.

"Menggerakkan bagian tubuh dengan diiringi musik adalah bentuk tarian. Sekecil apapun. Oleh karena itu, kami akan menghadirkan karya tari garapan yang nantinya akan melibatkan masyarakat pengunjung di Jl. Tunjungan dalam flashmob," ujar Dona.

Bentuknya seperti apa, Dona yang sudah melanglang ke sejumlah kota di Indonesia untuk menampilkan karya-karya tarinya, enggan menceritakan. "Nanti saja langsung dinikmati di SUCF di Jl. Tunjungan," kata Dona.

Sedangkan satu karya tari lainnya, menurut Dona adalah tari garapan yang memadukan unsur tradisional dan modern serta kontemporer. Sehingga tarian tersebut masih tetap memiliki unsur tradisi yang kental, khususnya tradisi Jawa.

"Karena Surabaya sendiri sangat dinamis. Meskipun berbasis tradisi Jawa tetapi masyarakatnya sangat heterogen dan sangat wellcome. Karena itu akan kita tampilkan tari garapan yang memadukan tradisi dan modern," kata Dona.

Kelompok Kembang Maja sendiri, telah mengikuti berbagai gelar karya diberbagai kota di Indonesia, dan tampil pada banyak kesempatan ditingkat lokal maupun nasional.

Khusus untuk SUCF, kata Dona kelompoknya memang akan tampil maksimal dalam rangka SUCF sekaligus Hari Jadi Kota Surabaya ke-724 Kota Surabaya.

"Kami akan tampil total, dan kami akan bersenang-senang bersama masyarakat Surabaya. Tunggu saja," ujar Dona, Rabu (17/5/2017).

SUCF 2017, persembahan Suara Surabaya Media bekerjasama dengan Pemkot Surabaya dan Polrestabes Surabaya ini kembali hadir kelima kalinya di Jalan Tunjungan, Minggu, 21 Mei 2017, pukul 15.00-22.00 WIB. Ini sekaligus untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-724.

Tema SUCF 2017 kali ini: Tunjungan Awake. Sesuai tema, festival budaya urban Surabaya ini berupaya membangkitkan Tunjungan sebagai bagian dari sejarah Surabaya. Kata Awake dalam bahasa Inggris berarti "bangun." Sebuah spirit kebangkitan. Sedangkan dalam Bahasa Jawa, kata itu berarti "tubuhnya," yang merujuk pada Tunjungan sebagai bagian tubuh Kota Surabaya.

SUCF 2017 berupaya mengajak kaum urban di Surabaya untuk bangkit dengan ide-ide kreatif, lalu mengaplikasikannya sebagai bagian dari kegiatan sosial dan ekonomi di Surabaya, di tengah era Milenial.(tok/ipg)

Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.