KELANA KOTA

Truk Bermuatan Beras Terguling, Lawang Sempat Macet

Laporan Iping Supingah | Sabtu, 20 Mei 2017 | 09:16 WIB
Kecelakaan truk Hino Lohan Nopol DR 8542 AA bermuatan beras terguling di Bedali, Lawang, Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 05.30. Foto: Ary Cristin via 100
suarasurabaya.net - Sebuah truk bermuatan beras terguling di depan Ruko Peternakan Tawon dekat SPBU Bedali, Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu (20/5/2017), sekitar pukul 05.30 WIB.

Ipda Hariono Panit Lakalantas Polsek Lawang saat dikonfirmasi Radio Suara Surabaya mengatakan, awalnya truk bernopol DR 8524 AA ini melaju dari arah Malang ke Surabaya, tiba-tiba sopir mengantuk. Truk yang dikemudikan Ngadi warga Malang ini menabrak median jalan dan ban kanan belakang meletus kemudian terguling di tengah jalan di jalur arah Malang. Sebagian muatannya tumpah.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sopirnya juga tidak terluka. Tidak ada kernetnya," kata Ipda Hariono.

Namun dampak dari kejadian ini, lalu lintas mengalami kepadatan dua arah, bahkan cenderung macet. Karena truk yang terguling ini menutup badan jalan. Lalu lintas sempat di-contraflow.

"Kemacetan ini hampir dua kilometer panjangnya. Lalu lintas yang dari arah Surabaya ke Malang macet mulai Sentul Purwodadi. Sedangkan dari arah Malang ke Surabaya mulai Randu Agung," ujarnya.

Kata Ipda Hariono, namun menjelang pukul 08.30 truk berhasil dievakuasi, sudah ditepikan. Muatan sudah dipindah ke truk lainnya dan muatan yang tercecer sudah dibersihkan. Kemacetan juga berangsur-angsur mencair. (ipg)

Teks Foto:
- Kecelakaan truk Hino Lohan Nopol DR 8542 AA bermuatan beras terguling menutup lajur ke arah Malang di Bedali, Lawang, Sabtu (20/5/2017).
Foto: Ary Cristin via 100
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Doa untuk Orang yang Buang...
Agus Bakrie Sudharnoko