KELANA KOTA

Latih Kepedulian Siswa, Ini yang Dilakukan SMA SPI Saat MPLS

Laporan Ika Suryani Syarief | Senin, 17 Juli 2017 | 21:26 WIB
Siswa SMA Selamat Pagi Indonesia membantu pedagang kaki lima dengan mencuci piring, Senin (17/7/2017). Foto: SMA Selamat Pagi Indonesia via redaksi
suarasurabaya.net - Sekolah Menengah Atas (SMA) Selamat Pagi Indonesia (SPI), Kota Batu, Jawa Timur mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan konsep yang berbeda dari sekolah lainnya.

Setelah mendapat materi pengenalan sekolahnya, siswa kelas X sekolah ini diajak melakukan bakti sosial di luar lingkungan sekolah.

Bakti sosial yang dimaksud adalah dengan melakukan lima kebaikan. Ada siswa yang membantu pedagang kaki lima dengan mencuci piring, membantu petugas kebersihan dengan menyapu trotoar, menyeberangkan orang dan lain sebagainya.

Setelah melakukan lima kebaikan, para siswa diminta menceritakan perbuatan baik apa saja yang telah mereka lakukan, bagaimana tanggapan orang yang mereka bantu dan bagaimana perasaan mereka ketika berbagi.

Risna Amalia Kepala Sekolah Selamat Pagi Indonesia mengatakan, bakti sosial ini untuk melatih kepedulian dan kepekaan siswa. "Mereka memang sekolah gratis di SPI. Tidak hanya sebagai objek, tapi mereka juga dapat merasakan bagaimana nikmatnya berbagi," katanya kepada suarasurabaya.net, Senin (17/7/2017) malam.

Masa MPLS di sekolah ini berlangsung selama tiga hari, 17-19 Juli 2017. Pada hari kedua, siswa akan menjalani studi bentang alam dan game di Bukit Apel, Batu. Pada hari ketiga siswa akan menjalani adventure di dalam lingkungan sekolah sendiri.(iss/ipg)

Teks Foto:
- Siswa SMA SPI berfoto bersama setelah membantu petugas kebersihan dengan menyapu trotoar.
Foto: SMA Selamat Pagi Indonesia via redaksi
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Doa untuk Orang yang Buang...
Agus Bakrie Sudharnoko