KELANA KOTA

Kasat Reskrim Baru, Fokus Berantas Curas dan Perkuat Satgas Pangan

Laporan Zumrotul Abidin | Senin, 17 Juli 2017 | 22:19 WIB
AKBP Leonard Sinambela Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - AKBP Leonard Sinambela resmi menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Dia akan berusaha menerjemahkan perintah Kombes Pol Muhammad Iqbal Kapolrestabes Surabaya agar dua kali lipat lebih kereng dari AKBP Shinto Silitonga dalam memerangi kejahatan jalanan.

"Saya sampai sekarang masih berfikir, dua kali lipat lebih kereng dari Bang Shinto (AKBP Shinto Silitonga, red) yang diperintahkan Kapolres," ujarnya dalam sambutan Pisah Sambut di Empire Palace Surabaya, Senin (17/7/2017).

Bagi Leo, Surabaya merupakan kota besar dengan permasalahan yang kompleks. Menjabat Kasat Reskrim di Polrestabes Surabaya seperti pulang ke rumah, karena sebelumnya dia beberapa kali pernha bertugas di tempat yang sama. Tapi, menurut Leo, keadaannya sekarang mungkin berbeda.

"Saya ini ibarat pulang ke rumah. Tapi saya sempat ragu, bisa tidak ini mewujudkan harapan masyarakat kota. Tapi, saya yakin bisa meneruskan prestasi yang ditorehkan Bang Shinto," katanya.

Leo mengatakan, di awal kepemimpinannya ini dia akan memacu anggotanya untuk semakin intens memerangi kejahatan jalanan. Selain itu, dia juga akan fokus pada kriminalitas di sektor pangan dengan mengoptimalkan satgas pangan.

"Kejahatan pangan masih jadi perhatian sesuai atensi pimpinan. Jangan ada penumpukan beras dan jangan ada ombang ambing harga. Kejahatan pangan bisa sangat meresahkan masyarakat," ujar mantan Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya ini.

Leo juga tetap akan mempertahankan Tim Anti Bandit karena merupakan Tim yang solid milik Polrestabes Surabaya.

"Saya dititipi Bang Shinto untuk mempertahankan Tim Anti Bandit, akan kami pertahankan," katanya. (bid)



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.