KELANA KOTA

Polres Perak Tangkap Satu Pelaku Begal Taksi Online, Lainnya Diburu

Laporan Zumrotul Abidin | Minggu, 13 Agustus 2017 | 12:55 WIB
Ilustrasi.
suarasurabaya.net - Kerja keras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengejar komplotan pelaku begal mobil yang dikemudikan sopir taksi online membuahkan hasil. Satu orang pelaku telah diamankan tim Resmob dalam penyergapan di Ponorogo.

"Alhamdulillah berkat doa semuanya, kami menemukan titik terang. Satu pelaku sudah kami tangkap," ujar AKP Ardian Satrio Utomo Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kepada suarasurabaya.net, Minggu (13/8/2017).

AKP Ardian mengatakan, salah seorang pelaku yang diamankan adalah seseorang berinisial RAT alias AM alias W. Pelaku ditangkap dalam pengejaran di Kabupaten Ponorogo.

"Inisialnya RAT kami tangkap di Ponorogo," ujarnya.

Ardian mengatakan, peran RAT dalam kasus perampokan Mobilio di Jl. Kalimas Barat Surabaya ini sebagai pemesan taxi uber dan naik dari Mall Ramayana Sidoarjo bersama tiga kawanannya yang lengkap dengan senjata. Pelaku RAT juga bertugas mengemudi mobil tersebut setelah berhasil melumpuhkan dan menyekap sopir taksi online.

Saat ini tim masih memburu pelaku lainnya yang berjumlah lebih dari lima orang.

Sekadar diketahui, Henli warga Babatan Pratama melaporkan kehilangan mobil Honda Mobilio warna hitam dengan nopol L 1875 GQ, di Radio Suara Surabaya, Senin (7/8/2017). Mobil tersebut milik anaknya yang kebetulan disewakan ke driver taksi online.

Henli mengatakan, menurut keterangan sopir taksi online, mobil tersebut dibegal orang dan dibawa kabur di daerah Perak pada Minggu (6/8/2017) malam.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat melacak kasus ini setelah mendapat laporan dari korban. Hasil penyidikan awal, pengemudi taksi online bernama Mustakim yang mobilnya dibegal di Jl Kalimas Barat Surabaya ternyata sempat disekap dan dibawa ke Bangkalan oleh empat pelaku yang jadi penumpangnya.

Sang sopir juga dianiaya oleh lima pelaku dan ditinggalkan di jalan daerah Burneh Bangkalan dan ditemukan kernet bus Pahala Kencana Senin (7/8/2017) pagi dalam keadaan terikat dan mata tertutup. (bid/iss/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.