KELANA KOTA

Penundaan Sidang Praperadilan Setya Novanto Bagian dari Strategi KPK

Laporan Farid Kusuma | Selasa, 12 September 2017 | 15:17 WIB
Saut Situmorang Wakil Ketua KPK. Foto: dok/farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sidang gugatan praperadilan Setya Novanto atas penetapan status tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditunda sampai 20 September 2017 mendatang.

Penundaan itu diputuskan oleh Chepy Iskandar, hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengadili perkara gugatan Novanto.

Saut Situmorang Wakil Ketua KPK mengatakan, penundaan jadwal persidangan yang diajukan kepada hakim bisa jadi bagian dari strategi komisi antirasuah.

"Jadi, (penundaan persidangan) itu bisa jadi strategi. Yang penting Pak Setiadi Kepala Biro Hukum KPK sudah bekerja," ujar Saut di sela rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Selasa (12/9/2017).

Di tempat yang sama, Laode Muhammad Syarief Wakil Ketua KPK menjelaskan, Tim Biro Hukum KPK meminta penundaan 3 minggu, karena perlu mempersiapkan berkas dan administrasi lain yang dibutuhkan.

"Penundaan itu kami ajukan karena kami anggap masih perlu persiapan lebih lanjut," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, hakim memutuskan sidang ditunda satu minggu. Artinya, sidang lanjutan akan digelar hari Rabu tanggal 20 September 2017.

Pada kesempatan itu, pihak pemohon juga meminta hakim menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku, kalau KPK kembali mengajukan penundaan dari tanggal yang sudah ditetapkan.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi proyek KTP Elektronik pada 17 Juli 2017.

Mantan Ketua Fraksi Golkar DPR itu diduga punya peran mengatur proses penganggaran dan pengadaan, melalui Andi Agustinus pengusaha yang sekarang sudah berstatus terdakwa.

Karena merasa keberatan dengan status tersangka itu, 4 September 2017 Novanto melalui pengacaranya mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (rid/den)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Doa untuk Orang yang Buang...
Agus Bakrie Sudharnoko
X
BACA LAINNYA