KELANA KOTA

Pemerintah RI Kirim 34 Ton Bantuan Tahap I untuk Rohingya

Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 13 September 2017 | 12:50 WIB
Retno Marsudi Menteri Luar Negeri di pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Rabu (13/9/2017). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pemerintah Republik Indonesia mengirimkan bantuan untuk para pengungsi Rohingya seberat 30 ton di antaranya berupa beras, gula, makanan siap saji, family kit, tanki fleksibel, dan selimut.

Demikian disampaikan Retno Marsudi Menteri Luar Negeri di pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Kata Menlu, bantuan tersebut diangkut oleh empat pesawat Hercules.

"Empat pesawat ini masing-masing pesawat satu dan dua berisi 10 ton, sedang pesawat ketiga dan keempat adalah 7 ton, jadi total keberangkatan tahap pertama adalah 34 ton," kata Menlu usai mendampingi Presiden melepas bantuan untuk Rohingya.

Menurut Retno, bantuan kemanusiaan untuk tahap pertama ini untuk pengungsi yang berasal dari Rakhine State yang saat ini berada di Bangladesh, dan akan ada bantuan tahap-tahap berikutnya.

Dia menjelaskan, tahap pertama bantuan yang dikirim berupa Beras, Gula, Selimut dan lainnya itu, karena barang-barang inilah yang paling diperlukan saat ini termasuk tenda karena masalah Shelter (tempat berlindung) adalah tantangan yang paling utama bagi para pengungsi.

"Untuk tahap selanjutnya sudah kita persiapkan dan akan kita persiapkan terus menerus. Jadi, Tim kita yang ada di lapangan sudah ada. Sambil persiapan pemberangkatan tahap pertama ini dilakukan juga asesmen lapangan makanan siap saji jadi sambil jalan sambil melakukan asesmen dan persiapan terus kita lakukan," kata Retno.

Menlu menyampaikan bahwa saat ini adalah kondisi yang tidak normal, sehingga sambil jalan, sambil juga mengurus perizinan agar semuanya berjalan bersama- sama.

Retno menjelaskan, selain Pemerintah, pihaknya juga sudah mendapatkan informasi banyak sekali soal keinginan banyak pihak yang ingin juga memberikan sumbangan kontribusinya bagi para pengungsi Rohingya.

Untuk itu, pemerintah nanti juga akan menampung dan menyalurkan. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah dan lainnya menjadi sangat penting dengan satu nama yaitu Indonesia untuk Rohingya.

Kata Retno, Pemerintah RI sedang menunggu informasi dari Myanmar, soal list (daftar) barang-barang yang paling diperlukan untuk para pengungsi.

"Kemarin saya sudah melakukan komunikasi dua kali dengan pemerintah Myanmar mengenai list yang diperlukan dan begitu menerima list tersebut maka kita akan segera kirim. Kita bisa perkirakan barang barang yang paling diperlukan dan sambil jalan sekali lagi kita persiapkan juga yang untuk Myanmar.(faz/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Doa untuk Orang yang Buang...
Agus Bakrie Sudharnoko