KELANA KOTA

Bagi Pelanggar Parkir yang Ingin Buka Gembok, Bisa Hubungi 112

Laporan Denza Perdana | Rabu, 13 September 2017 | 14:07 WIB
Petugas menempel stiker himbauan pelanggaran. Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Trio Wahyu Wibowo Kasi Pengawasan dan Penertiban Dishub Surabaya mengatakan, penertiban pengendara pelanggar parkir dilakukan dengan tilang di tempat. Namun, bagi pengendara yang tidak dalam posisi di lokasi, maka bisa menghubungi 112 Command Center.

"Kalau pengendara ada di dalam mobil, langung kami tilang dan gembok bisa dilepas. Kalau tidak ada orangnya, kami tempel tempel stiker yang tercantum nomor darurat 112 Command Center. Setelah telepon 112, petugas akan datang untuk melepas gemboknya dengan menukar surat tilang," ujarnya kepada suarasurabaya.net, Rabu (13/9/2017).

Wibowo mengatakan, masyarakat Surabaya agar lebih mentaati rambu larangan parkir. Sebab, setelah ini setiap hari petugas partoli bila menemui kendaraan parkir sembarangan maka akan langsung digembok.

Sementara, fungsi kendaraan derek yang dibawa Dishub di lokasi penertiban, pada konsep awalnya untuk mederek mobil pelanggar yang tidak ada pengemudinya. Namun, kebijakan ini masih terkendala pertaruran daerah (Perda) yang baru.

"Kalau Perda sudah digedok DPRD, akan ada penderekan. Mobil pelanggar akan dibawa ke pool yang ada di Teminal Kedung Cowek. Pelanggar juga dibebankan denda retribusi Rp500 ribu saat mengambil mobil," katanya. (bid/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.