KELANA KOTA

Pelanggar Parkir Cenderung Malas Berjalan Jauh dari Lokasi Parkir yang Disediakan

Laporan Denza Perdana | Rabu, 13 September 2017 | 14:26 WIB
Ilustrasi. Gedung Parkir (Park and Ride) di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya. Foto: Dok./Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Trio Wahyu Bowo Kepala Seksie Pengawasan dan Penertiban Dishub Kota Surabaya mengatakan, para pelanggar parkir sebenarnya hanya malas berjalan jauh dari lokasi parkir ke tempat yang dituju.

"Mereka mencari praktisnya. Ditertibkan berapa kali pun, mereka akan kembali melanggar. Pahadal seperti di Jalan Dharmawangsa, sudah ada lokasi parkir berdaya tampung banyak," katanya kepada suarasurabaya.net, Rabu (13/9/2017).

Lokasi parkir yang dia maksud di lapangan hoki yang menjadi satu dengan sentra UMKM. Tapi para pengendara roda empat, lebih memilih parkir di tepi jalan umum.

"Kalau hanya untuk menurunkan pasien gawat darurat memang kami berikan toleransi. Tapi kami akan menindak yang malas-malas tadi. Yang mencari gampangnya," ujarnya.

Robben Rico Kabid Lalu Lintas mengatakan, operasi penertiban yang dilakukan Dishub Surabaya hari ini juga menjadi bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

Menurutnya, saat ini Pemkot Surabaya juga sedang berproses mengerjakan proyek Gedung Parkir (Park and Ride) selain yang ada di Jalan Mayjend Sungkono.

"Jadi kami sudah melakukan upaya pembangunan ini, kami pun mulai melakukan upaya penertiban. Jadi tidak hanya menindak saja, kami juga memberikan solusi. Tapi bagaimanapun juga, yang namanya aturan kan tetap tidak boleh dilanggar," katanya.

Dishub Surabaya, setelah melakukan operasi gabungan penertiban hari ini akan terus melakukan operasi serupa setiap harinya di lokasi-lokasi lain di Surabaya.

Bila didapati pelanggaran oleh pengguna kendaraan roda empat, parkir sembarangan padahal ada rambu larangan parkir, maka gembok mobil dan motor milik Dishub sudah disiapkan.(den/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA