KELANA KOTA

Surabaya akan Bangun Trem dan Merr dengan Duit APBD

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 13 September 2017 | 20:50 WIB
Ilustrasi
suarasurabaya.net - Target Pemerintah Kota Surabaya mewujudkan Trem atau kereta dalam kota harus tertunda lagi. Sebab, rencana Pemerintah Pusat mendanai proyek Angkutan Massal Cepat (AMC) ini dengan uang APBN diurungkan.

Tri Rismaharini Walikota Surabaya mengatakan, Trem tidak jadi dibiayai oleh uang APBN. Sehingga, Pemkot Surabaya harus melanjutkan transportasi massal ini dengan dana APBD.

Menurut Risma, sejak digagas pada tahun 2012 hingga sekarang sudah 4 tahun waktu terbuang. Padahal, sejak awal Pemkot berniat mencari investor untuk pembangunan trem, tapi di tengah jalan ada tawaran APBN, tapi setelah diikuti dan ditunggu malah tidak jadi dibiayai APBN.

"Di awal dulu kami mendapat peminatnya banyak untuk investor yang mau investasi. Karena ada tawaran lain dari pemerintah pusat, pakai APBN saja maka kami mengikuti. Tapi setelah dua tahun bahkan sampai 4 tahun waktunya kebuang," katanya.

Meski demikian, Risma mengaku tidak akan menyerah. Pemkot Surabaya akan memulai lagi dari awal dengan membuka lelang tender lagi tahun depan atau 2018.

"Kerjasama dengan PT KAI tetap saja bisa, tapi pembiayaan membangunnya ini pakai APBD," katanya.

Tidak hanya Trem, Pemerintah Pusat juga mengurungkan dana untuk penyelesaian jalan Merr dan Boks Culvert Banyuurip. Pemerintah kota Surabaya terpaksa melanjutkan dengan dana APBD.

"Selama dua tahun kami tunggu APBN tidak turun-turun maka sekarang harus pakai APBD," katanya. (bid)
Editor: Fatkhurohman Taufik



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.