KELANA KOTA

Nasir Djamil: Indra Piliang Tak Perlu Ditahan, Cukup Rehabilitasi

Laporan Muchlis Fadjarudin | Kamis, 14 September 2017 | 15:37 WIB
Nasir Djamil Anggota Komisi III. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Nasir Djamil Anggota Komisi III atau Komisi Hukum DPR RI dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan Indra J Piliang anggota Tim Reformasi Birokrasi sebaiknya tidak perlu ditahan, tetapi cukup direhabilitasi. Kata Nasir, politisi partai Golkar itu bukan pengedar.

"Dalam tempat itu tidak ditemukan narkoba. Dia pemakai, sehingga dia harus segera direhabilitasi," ujar Nasir di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Menurut Nasir, kemungkinan Indra saat itu sedang ada masalah dan kemungkinan juga terpengaruh dengan teman-temannya, sehingga kemudian mengkonsumsi sabu-sabu.

"Mungkin banyak persoalan yang dihadapi oleh yang bersangkutan, mungkin juga terpengaruh dengan teman-temannya, sehingga kemudian yang bersangkutan mengkonsumsi itu,"kata dia. "Ya paling harapan saya, tidak harus dihukum apalagi sampai di penjara dan sebagainya," jelasnya.

Sementara, status Hukum Indra J Piliang dan kedua rekannya menjadi tersangka atau tidak, akan ditentukan dalam Waktu 1 x 24 Jam‎. Hal itu ditegaskan Kombes Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono Kepala Bidamg Humas Polda Metro Jaya, Kamis (14/9/2017).

"Saat ini masih diperiksa dan dikembangkan, termasuk ke bandarnya," kata Argo.

Argo menjelaskan, saat ditangkap Indra J Piliang dan kedua rekannya sedang karaoke. Ketiganya tercengang saat polisi datang masuk ke ruangan karaoke tersebut. Dalam penangkapan malam itu polisi tidak mendapatkan sabu yang dikonsumsi para pelaku. Argo menduga, sabu yang sudah dibeli tersebut sudah habis dikonsumsi.

"Barang buktinya habis digunakan, kita cek dan cari, hanya ada bekasi plastik pembungkus. Kita cek yang menyediakan barang tersebut," jelas Argo.

Sekadar diketahui, Indra J Piliang dan dua rekannya ditangkap di sebuah ruangan Karaoke Diamond, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (13/9/2017) malam.(faz/den)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.