KELANA KOTA

Driver Uber yang Hilang Kontak Ternyata Kehilangan Ponsel

Laporan Denza Perdana | Kamis, 14 September 2017 | 21:42 WIB
Ilustrasi
suarasurabaya.net - Farid Abdul Qodir, Driver Uber yang sempat dilaporkan hilang kontak oleh keluarganya sejak Rabu (13/9/2017), akhirnya kembali ke rumah, Kamis (14/9/2017) petang.

Farid mengaku tidak terjadi apa-apa terhadapnya. Dia mengaku hanya kehilangan kontak dengan keluarganya karena telepon selulernya terjatuh saat perjalanan mengantar penumpang.

Ceritanya, Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, Farid yang menunggu penumpang di daerah Jalan Pasar Besar mendapat order penjemputan di kawasan Stasiun Pasar Turi.

"Saya belum sempat mengabari orang rumah dapat order ke Malang," katanya kepada suarasurabaya.net.

Di tengah perjalanan dia tidak menyadari, ponselnya terjatuh. Dia mengingat-ingat, ada kemungkinan jatuh saat penumpangnya mampir ke minimarket di kawasan Bubutan.

"Saya baru sadar pas sampai di Tol Waru. Tapi bagaimana lagi, kasihan penumpangnya," ujarnya.

Farid tetap mengantar penumpangnya sampai ke Malang. Penumpang itu sekalian memintanya menunggu sampai balik ke Surabaya, keesokan harinya (hari ini).

Karena ponselnya hilang, dia pun sama sekali tidak menghubungi keluarganya. Keluarganya di rumah kebingungan, lalu menghubungi Radio Suara Surabaya.

Keluarganya bahkan telah mendatangi kantor Uber dan menanyakan keberadaan Farid tapi disarankan untuk lapor ke Polisi.

"Alhamdulillah, saya tidak kenapa-kenapa. Saya pulang tadi setelah Maghrib," ujarnya. Farid kini sudah berkumpul bersama keluarganya di rumahnya di Jalan Jangkungan 1A.

"Saya sangat berterima kasih kepada Radio Suara Surabaya yang sudah banyak membantu. Termasuk teman-teman driver lain kalau terjadi masalah saat perjalanan," ujarnya.

Dia mengakui, bahwa keluarganya sangat khawatir berkaitan risiko pekerjaannya sebagai seorang driver, yang mana pernah terjadi kekerasan terhadap rekan seprofesinya beberapa waktu lalu di Surabaya.(den)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.