KELANA KOTA

Buku Luka Bom Bali Peringati 15 tahun Tragedi Bom Bali

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:45 WIB
Keluarga korban bom Bali asal Jepang memegang foto anggota keluarganya yang menjadi korban bom saat hadir mengenang tragedi bom Bali I di Monumen Bom Bali, Legian, Kuta, Bali. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Peluncuran buku "Luka Bom Bali" menandai peringatan 15 tahun terjadinya Tragedi Bom Bali I (12-10-2002) di Monumen Ground Zero, Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Kamis sore.

"Mari kita panjatkan doa bersama bagi para korban bom, saya berpesan agar tidak ada dendam kepada siapapun sehingga tercipta perdamaian," ujar Made Mangku Pastika Gubernur Bali dilansir Antara.

Menginjak 15 tahun Tragedi Bom Bali I, acara peringatan ditandai dengan peluncuran buku yang berisikan cerita kisah nyata para korban Bom Bali.

Menurut Mangku Pastika, peringatan Bom Bali bukan untuk mengenang peristiwa yang mengakibatkan luka mendalam bagi Bali dan dunia itu, namun untuk mengingatkan bahwa peristiwa serupa jangan terjadi lagi.

"Yang paling penting adalah menghilangkan dendam sehingga tercipta kedamaian," katanya dalam acara yang juga dihadiri beberapa perwakilan negara sahabat dari sejumlah konsulat/konsulat jenderal di Bali.

Meski 15 tahun berlalu, namun trauma dan kesedihan para korban ini sangat sulit dihilangkan.

"Melalui buku ini, para korban berharap dunia juga merasakan luka yang mereka alami dan menghilangkan dendam yang ada," ujar Gubernur Bali.

Tragedi Bom Bali I terjadi pada 12 Oktober 2002 dengan dua ledakan yang hampir bersamaan dan memghancurkan "Sari Club" dan "Paddys Pub" serta menewaskan 200 orang lebih, bahkan 500 orang lebih cacat permanen. (ant/bid)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.