KELANA KOTA

KPU: Parpol Calon Peserta Pemilu 2019 Jangan Tunggu Pendaftaran Hari Terakhir

Laporan Farid Kusuma | Jumat, 13 Oktober 2017 | 13:42 WIB
Arif Budiman Ketua KPU memberikan keterangan soal pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2019, Jumat (13/10/2017), di Gedung KPU, Jakarta Pusat. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Arif Budiman Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengimbau seluruh partai politik yang berniat mengikuti Pemilu 2019, segera mendaftarkan diri ke Kantor KPU Pusat.

Partai politik yang sudah menyiapkan sejumlah persyaratan, jangan menunggu sampai hari terakhir pendaftaran yang dijadwalkan hari Senin (16/10/2017).

Menurut Arif, lebih cepat sebuah parpol mendaftar, maka lebih baik. Karena, kalau ada persyaratan yang kurang lengkap, pengurus parpol masih punya cukup waktu untuk melengkapinya.

Dia juga menegaskan, sesudah waktu pendaftaran ditutup, KPU tidak akan menerima pendaftar susulan.

"Standar kerja KPU tetap sama dari mulai pendaftaran dibuka sampai hari terakhir. Yang saya khawatirkan, partai-partai yang daftar hari terakhir akan kesulitan, semisal ada persyaratan yang belum lengkap," ujarnya di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (13/10/2017).

Sekadar diketahui, pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2019 berlangsung dari tanggal 3 sampai 16 Oktober 2017.

Parpol yang belum memenuhi syarat administrasi, diberi waktu merevisi dari 18 November sampai 1 Desember 2017 dan hasil revisi itu akan diumumkan 12-15 Desember 2017.

Kemudian, KPU akan melakukan proses verifikasi faktual mulai 15 Desember 2017 sampai 4 Januari 2018.

Dalam proses verifikasi faktual, KPU akan memeriksa langsung kesesuaian data parpol yang belum pernah mengikuti Pemilu, dengan yang ada di lapangan.

Sedangkan untuk partai yang sudah ikut Pemilu 2014, hanya akan diverifikasi di Provinsi Kalimantan Utara.

Sesudah proses penelitian dan verifikasi, KPU akan menetapkan parpol peserta Pemilu 2019 pada 17 Februari 2018, mengundi nomor urutnya, lalu mengumumkan ke publik tanggal 20 Februari 2018. (rid/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.