KELANA KOTA

Spektronics ITS Siap Berlaga ke Amerika Serikat

Laporan J. Totok Sumarno | Selasa, 17 Oktober 2017 | 19:48 WIB
Persiapan tim Spectronics ITS Surabaya. Foto: Humas ITS
suarasurabaya.net - Spektronics Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya adalah tim Chem-E-Car yang pertama di Indonesia. Chem-E-Car sebuah prototipe mobil berenergi bahan kimia.

Tim Spektronics ITS berdiri pada tahun 2010, atas tantangan dari dosen Kimia ITS, Hamzah Fansuri SSi MSi PhD, kepada lima mahasiswa ITS. Setiap tahunnya, tim Spektronics ITS memproduksi prototipe mobil dengan berbagai inovasi untuk dilombakan dan sampai sekarang telah memiliki 14 generasi mobil.

Setiap generasi mobil memiliki prestasi sendiri-sendiri. Mulai dari mobil generasi pertama yang meraih Best Design dan 3rd Place Poster di Taiwan Chem-E-Car Competition 2010, hingga tahun 2017 yaitu generasi ke-13 yaitu Spektronics Aerio Superior meraih 1st Winner dan 4th Place Poster di Malaysia Chem-E-Car Competition, serta generasi ke-14 yang meraih 1st Winner di Indonesian Chem-E-Car Competition (ICECC) tahun 2016 lalu.

Berbagai negara telah dikunjungi tim untuk berkompetisi mulai dari Malaysia, Taiwan, Australia, bahkan sampai ke Jerman. Semua ini hanya untuk satu tujuan yaitu mengharumkan nama almamater, terutama untuk Indonesia tercinta.

Walaupun telah menuliskan rekam jejak yang sangat baik di berbagai negara, tetapi tim Spektronics bertekad akan terus melakukan ekspansi ke berbagai negara lainnya. Tahun ini, Negeri Paman Sam menjadi target berikutnya.

Dengan generasi mobil ke-13 yaitu Spektronics Aerio Superior, tim Spektronics ITS siap berkompetisi di ajang bergengsi AIChE Chem-E-Car Competition 2017 pada 28 29 Oktober mendatang di Minneapolis, Amerika Serikat.

Spektronics Aerio Superior atau biasa disebut Spektronics AS adalah mobil gas bertekanan dengan memanfaatkan reaksi dekomposisi Hidrogen Peroksida (H2O2) dengan katalis Ferum (III) klorida (FeCl3) yang menghasilkan gas oksigen (O2) bertekanan dan air (H2O).

Gas bertekanan akan menggerakkan mobil melalui pneumatik. Sistem pneumatik digunakan sebagai mesin penggerak mobil. Sistem dilengkapi dengan roller valve untuk mengontrol pergerakan pneumatik.

Tidak dibutuhkan reaksi untuk stopping mechanism, melainkan berdasarkan hasil reaksi dekomposisi untuk bergerak dan memberhentikan mobil. Sehingga mobil berhenti apabila gas oksigen telah habis.

Chassis Spektronics AS terbuat dari akrilik yang merupakan material ringan untuk meminimalkan energi yang dibutuhkan untuk bergerak. Mobil juga dilengkapi dengan safety valve untuk meminimalkan bahaya dari gas bertekanan dengan melepas gas ketika tekanan gas melebihi 8 bar.

Gas yang dilepaskan merupakan oksigen sehingga sangat ramah lingkungan dan liquid dari katalis dapat digunakan kembali. Oleh karena itu, tidak terdapat bahan kimia yang berbahaya yang digunakan, sehingga Spektronics AS disebut sebagai mobil ramah lingkungan.

Spektronics AS memiliki dimensi 36,8 cm panjang, 25,0 cm lebar, dan 29.0 cm tinggi dan dengan massa 7.500 gram. Reaktor yang digunakan terbuat dari bahan yang memiliki daya tahan korosi yang sangat baik yaitu SS316.

Reaktor memiliki batas tekanan maksimum 22 bar dan telah tersertifikasi oleh PT Agibatandre Karya Mandiri. Selanjutnya, terdapat Double Regulator yang memiliki peran untuk mengontrol flow rate gas dan memisahkan gas dari zat pengotor sehingga gas yang di lepas merupakan gas oksigen yang bersih.

AIChE adalah kependekan dari American Institute of Chemical Engineers yang merupakan organisasi keprofesian internasional untuk disiplin ilmu Teknik Kimia. AIChE memiliki agenda setiap tahunnya, satu diantaranya AIChE Chem-E-Car Competition. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai negara yang telah diseleksi dari setiap regional.

Untuk kesekian kalinya diselenggarakan dan pada tahun ini, tim Spektronics ITS menjadi tim pertama dan satu-satunya wakil dari Indonesia di ajang AIChE Chem-E-Car Competition sebagai peserta internasional.

Dalam kompetisi ini, keakuratan mobil yang dikompetisikan. Kompetisi berupa menjalankan mobil dengan jarak antara 15-30 meter dan membawa suatu muatan yaitu air dengan jumlah tertentu tertentu. Mobil yang memiliki error jarak yang paling kecil akan menjadi pemenangnya.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA