KELANA KOTA

Risma Menjenguk Yanuar Anak Suprijadi di RS Soewandhie

Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 20 Oktober 2017 | 19:10 WIB
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya saat menjenguk Yanuar di RSUD Dr. Soewandhie Surabaya, Jumat (20/10/2017). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Pemerintah Kota Surabaya telah menjamin perawatan Waras Yanuar (14) seorang anak yang didorong gerobak oleh Suprijadi ayahnya dari Saradan Madiun menuju Surabaya untuk berobat.

Petang ini, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya telah menjenguk langsung Yanuar di RSUD Dr. Soewandhie Surabaya untuk memastikan kondisi Yanuar dalam penanganan tim dokter yang baik.

Risma juga menjanjikan, setelah Yanuar sembuh, Suprijadi akan dicarikan pekerjaan dan tempat tinggal di Surabaya.

Risma berulang kali mewanti-wanti Suprijadi agar tidak pulang ke desanya di Madiun. Dia membujuk Suprijadi agar fokus menjaga Yanuar.

"Wes ga usah mikir sing liyane. Sampeyan nang kene ae njogo Yanuar. Nek sampeyan nekad mulih, tak jemput maneh lho yo. Mosok sampeyan gak kenal aku? (Sudah tidak perlu memikirkan yang lain. Anda di sini saja menjaga Yanuar. Kalau anda nekat pulang, saya jemput lagi ya. Masa Anda tidak mengenal saya)," ujar Risma.

Awalnya Suprijadi hanya diam tertunduk, setelah Risma pamit keluar barulah Suprijadi mengejarnya dan menyalami Risma sambil menangis dan mengucapkan banyak terima kasih.

Muhammad Fikser Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya mengatakan, berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan, Yanuar ditangani oleh lima dokter spesialis diantaranya dokter spesialis anak, spesialis ortopedi, spesialis gizi, dan spesialis THT.

Fikser mengatakan, Pemkot tidak hanya menyelesaikan masalah Yanuar tapi juga menyelesaikan keluarganya. Suprijadi dan Winarsih kedua orang tua Yanuar akan dicarikan pekerjaan dan tempat tinggal di rumah susun milik Pemkot Surabaya.

"Sekarang Pemkot masih fokus pada anaknya, kalau sembuh nanti diberikan kursi roda," katanya kepada suarasurabaya.net, Jumat (20/10/2017).

Karena Suprijadi masih tercatat penduduk Surabaya dan ber-KTP Surabaya, maka segala administrasi seperti Kartu Keluarga (KK) akan diuruskan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Sekadar diketahui, sejak diberitakan aktivitas Suprijadi mendorong gerobak untuk mengantar anaknya ke RSUD Dr Soetomo Surabaya dari Saradan, Madiun, mendapat perhatian dari netter e100 fanpage Facebook Suara Surabaya.

Bahkan, sempat ada aksi penggalangan dana oleh netter diinisiasi oleh beberapa orang. Karena kini Yanuar sudah ditangani langsung oleh Pemkot Surabaya, Risma mengimbau, penggalangan dana sudah tidak perlu lagi dilakukan. (bid/iss/ipg)

Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 5
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.