KELANA KOTA

Jokowi Tunjuk Din Syamsuddin Sebagai Utusan Khusus Presiden

Laporan Jose Asmanu | Senin, 23 Oktober 2017 | 20:47 WIB
Joko Widodo Presiden dan Din Syamsuddin di Istana Merdeka Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto: Setpres
suarasurabaya.net - Joko Widodo (Jokowi) Presiden RI, hari ini, resmi mengangkat Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau Din Syamsuddin sebagai Utusan Khusus Presiden dalam bidang dialog dan kerja sama antaragama serta peradaban.

Pengangkatan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut disampaikan Presiden di Istana Merdeka Jakarta, Senin (23/10/2017).

"Hari ini saya telah mengangkat Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin sebagai utusan khusus Presiden untuk dialog dan kerjasama antaragama dan peradaban," kata Presiden kepada wartawan.

Penunjukkan Din bukanlah tanpa alasan, mengingat pengalaman Din di bidang agama dan perdamaian yang cukup mumpuni. Oleh sebab itu, Presiden yakin Din akan mampu mempromosikan kepada dunia internasional tentang kerukunan antarumat beragama di Indonesia yang berdasar pada Pancasila.

"Beliau ini sudah menjalankan. Tidak mencari-cari lagi, sudah ada fondasi yang kuat seperti Ketua Konferensi Asia dan dunia untuk perdamaian dan agama. Sudah jelas dan konkret," ujar Presiden.

Selain itu, Din juga memiliki tugas untuk berperan aktif mewakili Indonesia membantu penyelesaian masalah kemanusiaan yang terjadi di sejumlah negara. Hal tersebut dilakukan guna mewujudkan perdamaian dunia.

"Membangun sebuah kerukunan antaragama dan banyak sekali tugas-tugas kita yang diharapkan negara lain berkaitan dengan Afghanistan, Palestina, bisa masuk ke Rakhine State," kata Presiden.

Mengemban tugas tersebut, Din akan berupaya sebaik mungkin sebagai bentuk pengabdian terhadap bangsa dan negara.

"Saya berniat menjalankan ini sebagai pengabdian kepada bangsa dan negara, mendukung pemerintah kita. Dan insyaallah nanti dengan dukungan masyarakat Indonesia, semua pihak, saya bersama-sama dapat mengemban tugas ini," ucap Din.

Hadir dalam pertemuan ini, Lukman Hakim Menteri Agama dan M Pratikno Mensesneg.(jos/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.