KELANA KOTA

Ini Kendala Pelebaran Frontage Road Wonokromo-Joyoboyo

Laporan Zumrotul Abidin | Senin, 13 November 2017 | 17:18 WIB
Penyempitan jalan sekitar palang pintu Kereta Api Wonokromo segera terurai karena Pemkot mulai memindahkan pos palang pintu kereta dan melebarkan jalan. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pembebasan lahan untuk pelebaran Frontage Road mulai Wonokromo sampai Joyoboyo belum bisa dilakukan. Sebab, izin penetapan lokasi (Penlok) untuk pelebaran jalan di seksi Wonokromo belum diturunkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengatakan, selama ini pengajuan surat permohonan penetapan lokasi sudah diajukan ke Pemprov Jatim sebulan lalu. Tapi, sampai sekarang belum bisa dikerjakan.

Selama ini, pemerintah provinsi menilai Frontage Road seksi Wonokromo itu tidak sesuai rencana tata ruang wilayah (RTRW) kota. Sebab, kalau sesuai RTRW bunyinya bukan untuk jalan Frontage melainkan peningkatan kapasitas jalan atau pelebaran.

"Saya sudah minta, karena sejak tahun 1978 ada masterplan pelebaran jalan. Taruhlah di RTRW ini dipakai dulu. Kalau tidak gitu kan gak bisa jalan kami," katanya, Senin (13/11/2017).

Pembebasan lahan untuk Frontage Road Wonokromo masih terkendala izin penetapan lokasi, karena RTRW yang dimiliki Pemkot hanya pelebaran jalan.

Memang sekilas sama-sama tentang pelebaran jalan. Hanya saja yang membedakan, konsep Frontage di Wonokromo harus memiliki RTRW yang memasukkan pemberian jalur lambat atau median jalan seperti Frontage Road yang telah terbangun di Jalan Ahmad Yani. (bid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA