KELANA KOTA

Beberapa Gedung Pelayanan Publik Polrestabes Surabaya Diresmikan

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 23 November 2017 | 14:51 WIB
Gedung Graha Bhara Daksa yang menjadi ruang pertemuan di Polrestabes Surabaya. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya memiliki beberapa gedung baru untuk pelayanan publik. Elektronik Gate, Gedung SPKT-SKCK dan Gedung Bhara Daksa yang baru telah diresmikan, Kamis (23/11/2017).

Irjen Pol Machfud Arifin Kapolda Jatim, meresmikan bangunan pelayanan publik yang digagas Kombes Pol Muhammad Iqbal Kapolrestabes Surabaya. Kapolda Jatim mengatakan, sangat mengapresiasi atas inisiatif Kombes Pol Muhammad Iqbal dalam membangun tempat pelayanan publik lebih nyaman dan berbasis teknologi informasi.

"Misalnya di Gedung SPKT ini, masyarakat bisa melaporkan kejadian kejahatan dengan fasilitas pendataan yang lebih rapi. Selain itu, ruang SPKT juga dilengkapi dengan ruang privat dan konsultasi untuk korban kejahatan tertentu seperti pemerkosaan dan lainnya," kata Irjen Machfud Arifin.

Selain Gedung SPKT, Polrestabes juga memiliki Gedung tempat pengurusan SKCK untuk memudahkan masyarakat. Gedung Bhara Daksa juga dibangun untuk ruang pertemuan anggota polisi dalam rapat-rapat besar.

"Selain itu juga ada gedung Command Center yang langsung terintegrasi dengan CCTV Dishub Kota Surabaya. Di sini masyarakat bisa melaporkan kejadian beserta fotonya," katanya.

Kapolda berharap, apa yang dilakukan Polrestabes Surabaya bisa ditiru oleh Polres yang lain di jajaran Polda Jatim. Kapolda juga mengimbau agar perwira yang menjadi Kapolres meningkatkan inovasinya lebih dari biasanya.

"Saya menilai fasilitas ini terbaik di Indonesia. Semua dilengkapi teknologi informasi," katanya. (bid)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.