KELANA KOTA

Batal Diautopsi, Korban Tersengat Listrik Dijemput Keluarga

Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 24 November 2017 | 17:48 WIB
Warga yang menolong korban meninggal tersengat listrik, saat di RSI Jemursari. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Denny Camat Wonocolo Surabaya mengatakan, Zakiyatus Shawa (19) Mahasiswi UIN Sunan Ampel Surabaya korban meninggal tersengat listrik tidak jadi diautopsi. Korban langsung dibawa oleh keluarganya ke rumah duka di Kediri.

"Keluarga sudah langsung datang ke RSI Jemursari untuk menjemput jenazah korban. Rencana diautopsi di RSUD Dr Soetomo batal, karena keluarga ingin korban langsung dimakamkan," katanya kepada suarasurabaya.net, Jumat (24/11/2017).

Denny mengatakan, pihak UIN Sunan Ampel juga menyediakan ambulance untuk mengantar jenazah sampai ke Kediri.

Sekadar diketahui, Zakiyatus Shawa (19) meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik di tempat kosnya Wonocolo Gang III No 27 Surabaya yang tergenang banjir. Mahasiswi UIN Sunan Ampel semester I ini meninggal setelah sempat dilarikan ke RSI Jemursari, Jumat (24/11/2017).

Sesuai data Kartu Tanda Penduduk, korban merucpakan warga Dusun Silir RT 10 RW 04 Desa Silir, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. (bid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.