KELANA KOTA

Polisi Tangkap Dua Jambret yang Sering Beraksi di Surabaya

Laporan Anggi Widya Permani | Kamis, 14 Desember 2017 | 12:20 WIB
(Dari kanan ke kiri) Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya, Tersangka Jambret AH dan DJ, Kompol I Dewa Gede Juliana Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap dua pelaku jambret yang sering melakukan aksinya di Surabaya. Tersangka diketahui berinisial AH 27 tahun warga Nganjuk dan DJ 19 tahun warga Lamongan.

Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya, Kamis (14/12/2017) mengatakan kronologis kejadian dua tersangka sempat meminum minuman keras sebelum melakukan aksinya.

"Mereka ini sempat minum minuman keras di daerah Rusun Bangunsari Surabaya. Kemudian keliling mencari mangsanya dan mendapatkan sasarannya di Jalan Indrapura. Korbannya adalah seorang perempuan yang saat itu membawa tas selempang ditangan sebelah kiri. Kedua tersangka langsung memepet korban sebelah kiri dan merampas tasnya," kata dia.

Akibat kejadian tersebut, korban terjatuh dan terbentur trotoar hingga akhirnya meninggal dunia.

Kepada polisi, tersangka mengaku telah melakukan aksinya selama 8 kali dan mengincar perempuan sebagai sasaran utamanya. Saat penangkapan, polisi menembak salah satu tersangka yaitu AH tepat di kaki kanannya karena berusaha melarikan diri.

"Mereka ini kebanyakan sasarannya perempuan, yang lengah dan sering keluar malam. Tersangka sebelumnya adalah residivis dengan kasus yang sama," kata dia.

Kombes Pol Rudi Setiawan mengimbau kepada masyarakat khususnya kaum perempuan yang keluar pada malam hari.

"Kami mengimbau untuk tetap waspada, khususnya saat berpergian di malam hari, kalau bisa tidak keluar sendirian dan tidak membawa atau menunjukkan barang berharga yang bisa mengundang kejahatan," kata dia.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tas, handphone beserta dus book HP, dan tas plastik berisi kosmetik.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 ayat 4 KUHP, dengan hukuman mati atau penjara selama-lamanya 20 tahun penjara.(ang/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.