KELANA KOTA

Sebelum Bunuh Diri, AP Tulis Status Farewell di LINE

Laporan Zumrotul Abidin | Sabtu, 16 Desember 2017 | 15:02 WIB
AP (17) pelajar SMAN di kawasan Raya Prapen Surabaya sempat menulis status Farewell di aplikasi chatting LINE. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya di Jl. Juwingan Gubeng, AP (17) pelajar SMAN di kawasan Raya Prapen Surabaya sempat menulis status Farewell di aplikasi chatting LINE.

Menurut keterangan beberapa teman sekolahnya, AP menuliskan status singkat berbahasa Inggris yang berarti selamat tinggal, sekitar pukul 04.00 WIB pagi.

Di malam harinya, AP juga sempat menuliskan status agak panjang yang juga berbahasa Inggris, tapi tak berapa lama dihapus lagi.

"Status terakhirnya sekitar pukul 04.00 WIB. Makanya memang sempat update status tapi dihapus lagi," kata salah seorang teman sekelasnya semasa duduk di Kelas X.

Teman-teman AP juga tak mengira sampai akhirnya AP memutuskan bunuh diri. Beberapa teman AP cukup kaget, dan mulai menelusuri kronologi status AP di media sosial.

Selain menulis status perpisahan di LINE, AP juga memasang tulisan panjang berbahasa Inggris di cover beranda LINE miliknya. Isi tulisan itu seperti curhatan terakhir yang menunjukkan kalau di tertekan di lingkungannya.

Dalam tulisan panjang di cover beranda itu, kurang lebih artinya demikian: Setelah beberapa lama, kamu telah terbiasa dengan hal-hal gila. Kamu terbiasa untuk berjalan-jalan dan merasa tidak berguna, dan akhirnya kamu akan berhenti untuk memaafkan dirimu sendiri. Setiap orang yang kamu lihat, kamu akan bandingkan dengan dirimu sendiri, berteriak dan menangis di dalam diri....

Salah satu kolega orang tua AP yang enggan disebut namanya juga sempat bercerita kepada suarasurabaya.net, bahwa ayah AP sempat mengatakan kepada istrinya kalau chat terakhir anaknya merupakan petunjuk alasan AP memutuskan bunuh diri.

"Orang tua korban sempat bilang kalau chat terakhir itu merupakan alasan dia (korban) berbuat seperti itu (bunuh diri)," katanya. (bid/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.