KELANA KOTA

‎FPI Merasa Diperlakukan Tidak Adil oleh Facebook

Laporan Muchlis Fadjarudin | Jumat, 12 Januari 2018 | 16:53 WIB
Front Pembela Islam (FPI) dan afiliasinya berunjuk rasa di depan gedung Capital Place tempat perwakilan Facebook di Indonesia, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sekitar 200 massa Front Pembela Islam (FPI) dan afiliasinya berunjuk rasa di depan gedung Capital Place tempat perwakilan Facebook di Indonesia, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Mereka berunjuk rasa karena dari total 97 akun yang diblokir di media sosial, 70 diantaranya diblokir oleh Facebook. Mereka merasa diperlakukan tidak adil oleh Facebook, karena akun-akun yang memfitnah dan melecehkan FPI bahkan akun LGBT dan pornografi tidak ditutup.

"Akun-akun kemaksiatan yang isinya pornografi, LGBT yang merusak tatanan umat Islam di Indonesia justru dilindungi oleh Facebook," ujar Ali Alatas aktifis FPI yang berorasi di depan gedung Capital Place.

Dia tidak peduli akun-akun FPI dihapus, tapi mengapa secara bersamaan akun-akun kemaksiatan, penghinaan terhadap ulama umat Islam dibiarkan begitu saja.

Sementara perwakilan FPI dan tokoh Islam masuk ke dalam gedung dan dijanjikan akan ditemui pihak Facebook Indonesia.

Aksi berjalan tertib, dan aparat kepolisian dari Polres Jakarta selatan bersama Polda Metro Jaya terus berjaga dengan kendaraan taktisnya serta mengatur lalu lintas di Jalan Gatot Subroto.(faz/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.