KELANA KOTA

Tidak Ditemui Perwakilan Facebook, FPI akan Bawa Massa Lebih Besar

Laporan Muchlis Fadjarudin | Jumat, 12 Januari 2018 | 17:22 WIB
Egi Sudjana saat berorasi. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Perwakilan Facebook di Indonesia ternyata tidak menemui para perwakilan massa pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Aksi Tolak Kedzaliman Facebook yang terdiri dari Front Pembela Islam (FPI) dan afiliasinya.

Mereka hanya ditemui oleh manager pengelola gedung Capital Place tempat perwakilan Facebook Indonesia berkantor.

"Pihak Facebook Indonesia sepengetahuan pengelola gedung tidak ada aktivitas. Jadi seluruh pegawainya diliburkan atau apa kita tidak tahu. Jadi tidak ada yang bisa kita temui," ujar Egi Sudjana dari Tim Pembela Ulama dan Umat Islam (TPUI) saat keluar dari gedung Capital Place, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Secara hukum, kata Egi, ini telah melanggar UU No. 9 tahun 1998 tentang unjuk rasa yaitu pihak yang didemo atau yang di unjuk rasa mestinya hadir supaya dapat solusi.

Akhirnya, menurut Egi, pernyataan tertulis dari Aksi Tolak Kedzaliman Facebook diserahkan ke manajer pengelola gedung Capital Place.

"Atas usulan pak Kapolres Jakarta Selatan, pihak Facebook sebaiknya memberikan balasan pada hari Senin, tanggal 15 Januari 2018," kata dia.

Egi menegaskan, kalau sampai hari Senin tersebut tidak ada balasan, maka mereka akan membawa massa yang lebih besar lagi untuk berunjuk rasa di gedung Capital Place tempat kantor perwakilan Facebook di Indonesia.

Sekadar diketahui, Aksi unjuk rasa ini dipicu atas pemblokiran 97 akun di media sosial milik FPI dan afiliasinya. Di akun Facebook sendiri akun yang diblokir sebanyak 70. Para pengunjuk rasa merasa Facebook semena-mena karena akun yang menghina ulama Islam, pelaku ujaran kebencian, LGBT maupun pornografi tidak diblokir dan seakan-akan justru dilindungi. FPI sendiri tidak masalah akunnya diblokir dan tidak dibuka lagi, tetapi Facebook juga harus memblokir akun-akun yang menghina maupun melecehkan ulama dan umat Islam.(faz/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.