KELANA KOTA

Hilang Sejak Pagi, Arsa Ditemukan Berkat Kepedulian Netter

Laporan Ika Suryani Syarief | Sabtu, 13 Januari 2018 | 19:12 WIB
Arsa Fitri Wida, perempuan 32 tahun yang menderita depresi dan dilaporkan hilang. Foto: Feby Dinata via e100
suarasurabaya.net - Arsa Fitri Wida, perempuan 32 tahun yang dilaporkan hilang, berhasil bertemu kembali dengan keluarganya, Sabtu (13/1/2018).

Sebelumnya, Karsono, ayah Arsa, datang ke Radio Suara Surabaya, pada Sabtu pukul 18.00 WIB untuk melaporkan, anaknya yang depresi selama 12 tahun, telah meninggalkan rumahnya di Gunung Sari Indah, Surabaya, sejak pagi hari.

"Tadi pagi jam sepuluh pagi, Arsa di rumah bersama adiknya. Saat ditinggal adiknya ke kamar, dia keluar rumah. Dicari ke mana-mana tidak ada. Arsa keluar tidak membawa barang apa pun," kata Karsono.

Ciri-ciri Arsa, berwajah bulat, kulit sawo matang, rambut pendek sebahu, biasanya berjilbab. tinggi badan 155 sentimeter, berat badan 55 kilogram dan ada bekas luka di bawah bibir sebelah kiri. Saat meninggalkan rumah, Arsa memakai celana panjang kain corak garis putih dan merah, baju kaos panjang.

"Kalau lagi kumat, Arsa tidak mau menjawab saat diajak bicara," ujarnya.

Sementara, sekitar pukul 16.30 WIB, Feby Dinata‎ mengirimkan ke e100, foto seorang perempuan yang tengah tidur di halaman rumah tetangganya sejak pagi. "Ditanyai rumah dan nama diam saja, dan badannya gemetar. Tadi dikasih makan, begitu lahap. Mukanya agak lebam," tulis Feby.

Ciri-ciri perempuan dalam foto kiriman netter tersebut, cocok dengan ciri-ciri Arsa.

Saat berada di Polsek Wiyung, Karsono juga membenarkan bahwa perempuan di dalam foto tersebut adalah Arsa, anaknya. Arsa telah diamankan oleh personel Linmas Kota Surabaya dan dibawa ke Liponsos Keputih.

"Tadi polisi menunjukkan foto yang diupload di e100. Benar itu anak saya. Lalu, saya dapat info sudah dibawa ke Liponsos. Saya ini sekarang perjalanan mengambil Kartu Keluarga di rumah dan langsung ke Liponsos Keputih untuk menjemput Arsa," kata Karsono saat mengudara di Radio Suara Surabaya (iss/bid)
Editor: Zumrotul Abidin



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.